1 CARA SEDERHANA AGAR ANAK-ANAK MEYUKAI PELAJARAN ALKITAB

Kids__Bible_Study

oleh Andrew Weiseth

Apakah Anda bergumul untuk mengajak anak-anak anda dalam ibadah keluarga ? Cobalah untuk memanfaatkan kecenderungan mereka untuk bermain.

Ketika saya pertama kali mulai mencoba untuk memimpin kebaktian keluarga dengan anak-anak kecil, saya membuat suatu kesalahan penting.

Saya berusaha keras agar anak-anak saya untuk duduk diam, memperhatikan, tidak mengganggu yang lainnya, dan tidak menumpahkan cokelat panas. Dengan bodohnya saya berharap semuanya itu bisa memuaskan mereka.
Hasilnya … tidak mengesankan.

ASUMSI SAYA

Jika Anda adalah orangtua, mungkin Anda telah membuat kesalahan yang sama yang telah saya buat. Kesalahan saya adalah asumsi yang dasar: tanpa disadari saya menempatkan semua usaha saya untuk mengendalikan perilaku kekanak-kanakan mereka.

Kenyataanya : Anda dan saya memang benar untuk berusaha melakukan apa yang saya sebut di atas dan banyak lagi. Ini adalah tugas kita untuk mendewasakan, melatih, mengoreksi, dan mendisiplinkan anak-anak kita. Tapi kita semua akan setuju bahwa kita kadang melakukannya terlalu dini atau terlalu kasar. Ada saat-saat untuk memperbaiki dan melatih anak-anak kita, tetapi ada juga saatnya untuk memanfaatkan cara-cara perilaku mereka.

Perkenalkan Maria, Marta, dan Lazarus

Perkenalkan Maria, Marta, dan Lazarus

ALLAH MEMBUAT ANAK-ANAK UNTUK SUKA BERLUCU

Allah menciptakan anak-anak dengan beberapa atribut unik yang luar biasa. Dia merancang anak-anak agar aktif, spontanitas, interpretasi yang lucu, dan keinginan yang tak habis-habisnya untuk bermain, berimajinasi, bermain peran, pengulangan, takjub, berpakaian lucu, humor, dan hal-hal yang menyenangkan. Ini adalah rencana Allah. Bukan sekedar kebetulan. Dia membuat mereka dengan cara ini.

Tentunya, perilaku anak-anak memang bisa menjadi tantangan, tetapi juga bisa menjadi suatu keindahan. Ketika kita menyadari kebenaran ini dan memanfaatkannya, lingkungan dengan ikatan yang luar biasa dan peluang pengajaran akan terbuka lebar dengan anak-anak kita.

Uh ... Oh Sepertinya Lazarus Sakit Perut

Uh … Oh Sepertinya Lazarus Sakit Perut

Apa yang terjadi di dalam foto ini dengan anak-anak saya ?

Ini adalah bagian dari renungan keluarga kami – waktu kami untuk berkumpul sebagai sebuah keluarga, membaca dan merenungkan Firman Tuhan, dan berdoa dan beribadah bersama-sama. Saya mengatakan kepada mereka bahwa kita akan berperan dalam cerita itu sebelum saya membacakan nya. Hal ini membantu mereka tetap terlibat ketika saya membacakannya. Kemudian kita melakukan pemeragaan secara spontanitas.

Sepertinya menyenangkan, bukan? Tentu saja ! Amber istri saya dan saya menyukainya, anak-anak saya menyukainya, dan dalam prosesnya kami membuat kenangan menyenangkan bersama-sama. Untuk keluarga dengan anak-anak kecil seperti yang kami punya, sentuhan sederhana ini pada saat renungan/ibadah keluarga dapat membuat semua perbedaan.

GARIS BESAR PRAKTIS UNTUK RENUNGAN KELUARGA

Di bawah ini adalah kegiatan-kegiatan yang kami cenderung lakukan dalam renungan keluarga kami, semoga bisa bermanfaat bagi Anda:

• Berdoa
• Nyanyikan satu atau dua lagu
• Baca cerita Alkitab
• Mengundang semua anak-anak untuk berinteraksi dengan apa yang mereka dengar
• Melagakan cerita tersebut, sambil saya menarasinya.
• Mengambil gambar selama perlagaan dan membiarkan anak-anak melihat foto
• Nyanyikan lag satu atau dua lagu
• Berpegangan tangan dan berdoa bersama untuk satu sama lain

Saya berdoa artikel ini bisa menguatkan Anda. Semoga itu membantu Anda untuk memimpin keluarga Anda kepada Yesus dengan sukacita dan kekuatan yang lebih besar.

Bagaimana Anda dapat menggabungkan keinginan bermain anak-anak Anda ke dalam ibadah keluarga Anda ?

Diterjemahkan dari situs: https://theresurgence.com/2014/01/09/1-simple-way-to-get-kids-to-love-bible-study

Leave a Reply

Post Navigation