Stetoskop Bisa Berperan Dalam Penyebaran Kuman

Diterjemahkan dari situs : http://www.usatoday.com/story/news/nation/2014/02/28/stethoscopes-could-spread-germs/5867597/

stetoskop

Oleh : Mary Bowerman , USATODAY, 12 am EST 28 Februari 2014

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa jumlah bakteri pada stetoskop bisa lebih tinggi dari semua bagian tangan dokter, terkecuali ujung jari, sehabis memeriksa pasien .

Tangan dokter menyentuh puluhan pasien setiap harinya dan standar medis mengharuskan mereka untuk membersihkan setelah mereka memeriksa pasien, tapi bagaimana dengan stetoskop mereka ?
Dengan kuman dari banyak pasien yang kontak dengan stetoskop setiap hari , sebuah studi baru yang diterbitkan dalam Mayo Clinic Proceedings hari Kamis , menunjukkan bahwa stetoskop harus termasuk pada prosedur sanitasi yang sama seperti tangan dokter .

Didier Pittet , direktur Program Pengendalian Infeksi di Rumah Sakit Universitas Jenewa dan penulis utama studi tersebut , mengatakan berulang kali para dokter membersihkan tangan mereka dengan gel alkohol atau mencucinya tetapi stetoskop mereka ditempatkan kembali ke dalam kantong mereka tanpa perawatan.

Dengan pedoman terbaru oleh Society for Healthcare Epidemiology of America menunjukkan pakaian tenaga medis , perhiasan , sepatu dan stetoskop dapat menjadi sumber bakteri , dia bilang harapannya temuan penelitian ini akan memulai gerakan untuk menjadikan sanitasi stetoskop tidak hanya sekedar rekomendasi tapi sebagai standar .
” Sementara tangan dokter dibersihkan setelah setiap pasien , stetoskop mereka tidak , sehingga kemudian mereka memakai stetoskop tersebut untuk pasien kedua , dan ketiga , membawa bakteri dari kulit masing-masing pasien , ” kata Pittet .

Dalam studi tersebut, 83 pasien diperiksa oleh salah satu dari tiga dokter menggunakan sarung tangan steril dan stetoskop steril. Setelah pemeriksaan para peneliti mengukur bakteri pada diafragma stetoskop atau bagian lain yang menyentuh kulit pasien , serta tabung stetoskop dan empat bagian dari tangan dokter. Studi ini melihat dua hal : konsentrasi bakteri di tangan dokter dan stetoskop setelah pemeriksaan , dan juga secara khusus keberadaan Methicillin Resistant Staphylococcus Aureus ( MRSA ) atau bakteri yang sangat resisten terhadap antibiotik. Dalam 71 kasus , setelah pemeriksaan , stetoskop memiliki konsentrasi bakteri yang lebih tinggi daripada seluruh bagian tangan dominan dokter terkecuali untuk ujung jari .
Menurut Pittet ujung jari adalah bagian tangan yang membawa paling banyak bakteri.

“Kami menemukan bahwa stetoskop sangat terkontaminasi hampir setinggi dengan ujung jari , ” kata Pittet .

Pittet mengatakan meskipun stetoskop tidak dapat disalahkan dalam penyebaran infeksi, tapi kemungkinan besar berperan dalam transmisi bakteri .
Menurut situs Centers for Disease Control and Prevention, mencuci tangan adalah cara terbaik untuk menghentikan penyebaran bakteri . Pittet , yang merupakan penganjur kampanye cuci tangan dari World Health Organization, mengatakan para dokter harus terus mencuci tangan dan melihat stetoskop mereka sebagai perpanjangan , sesuatu yang juga harus dibersihkan setelah melihat setiap pasien .

” Sudah jelas membersihkan tangan dengan gel berbasis alkohol adalah paling penting untuk mencegah kontaminasi silang dengan bakteri , ” kata Pittet . “Tapi jika tangan Anda bersih dan stetoskop Anda tidak , itu kontraproduktif . ”

Leave a Reply

Post Navigation