3 CARA YANG SEHARUSNYA DILAKUKAN SEORANG PRIA UNTUK MEMIMPIN RUMAH TANGGANYA

DBruskas_Making_of_a_Man-Home_JJB
Oleh Dave Bruskas

Seorang pria yang mencintai Yesus dan memimpin keluarganya dengan baik memiliki setidaknya tiga peran yang sama dengan pria yang tepanggil untuk memimpin gereja.

Mereka yang memegang jabatan tertinggi otoritas manusiawi dalam gereja – para penatua – diharapkan untuk memenuhi standar tertinggi.

Kualifikasi Alkitab untuk para penatua telah tercantum dalam 1 Timotius 3:1-7 dan Titus 1:5-9. Tak heran, beberapa dari standar ini diukur dengan siapa seorang pria di rumahnya, di tengah-tengah keluarganya. Seorang pria yang mencintai Yesus dan memimpin keluarganya dengan baik memiliki setidaknya tiga peran yang sama dengan pria yang dipanggil untuk memimpin gereja : dia adalah seorang Pendeta, Gembala, dan Pemberi Nafkah.

1. Si Pendeta Harian

Tidak setiap orang dipanggil dan berbakat untuk mengajar Alkitab di gereja. Tapi setiap suami Kristen dan ayah bertanggung jawab untuk memimpin rumah tangganya menuju Yesus, dan tugas ini mensyaratkan bahwa seorang pria harus mampu memahami dan mengkomunikasikan Injil dengan jelas kepada orang-orang yang ia paling cintai.

Seorang suami dan ayah tidak bisa memberikan apa yang dia tidak miliki. Jadi strategi pertama yang terbaik untuk pendeta harian adalah memberitakan Injil kepada dirinya sendiri. Kemudian, melalui pertobatan dirinya sendiri, dia mampu memimpin keluarganya ke tempat dimana dia ada sekarang.

2. Si Gembala Pelindung

Seorang pendeta adalah pelindung. Sama seperti seorang gembala yang melindungi domba-nya dari segala macam bahaya, seorang suami penggembala dan ayah yang penuh kasih menjaga keluarganya dari bahaya.

Marabahaya bisa masuk ke rumah melalui individu-individu berbahaya, tetapi ide-ide berbahaya juga memberi ancaman yang sama. Pria sebagai pelindung dari keluarganya mengawasi kesejahteraan fisik, emosional, dan spiritual dari istri dan anak-anak-nya. Dia memperlakukan tipuan dari nilai-nilai duniawi dan kebohongan-kebohongan setan sama seriusnya seperti penjahat berbahaya. Dan keluarganya dipelihara dan aman di bawah payung perlindungannya.

3. Si Pemberi Nafkah yang Bekerja Keras

Yesus memanggil kepala keluarga sebagai pemberi nafkah utama bagi keluarganya. Ini adalah suatu hal yang serius di mana Alkitab mencantumkan suatu peringatan paling keras dalam hal ini : ” Tetapi jika ada seorang yang tidak memeliharakan sanak saudaranya, apalagi seisi rumahnya, orang itu murtad dan lebih buruk dari orang yang tidak beriman” ( 1 Tim. 5:8).

Ini adalah tantangan yang mengecilkan hati, terutama dalam perekonomian saat ini. Tapi ada pengharapan yang ditemukan di bagian lain dalam Alkitab. Paulus mengingatkan Gereja Filipi, “Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus. ” ( Filipi 4:19).

Praktisnya, mempercayai Tuhan untuk memenuhi setiap kebutuhan berarti Anda dapat bekerja keras dan mempercayai Yesus sepenuhnya untuk memberikan sukacita dalam menyediakan finansial bagi mereka yang paling Anda cintai.

Diadaptasi dari situs : https://theresurgence.com/2014/05/19/3-ways-a-man-should-lead-his-home

Leave a Reply

Post Navigation