5 PELUANG KETIKA ANAK-ANAK KITA MELAKUKAN DOSA

KidsSin

Oleh Andrew Weiseth

Perilaku berdosa pada anak-anak kita bukanlah kesempatan untuk berseteru melawan mereka, tetapi kesempatan untuk memberitakan Injil. Berikut adalah lima cara Tuhan dapat merubah apa yang dimaksudkan untuk kejahatan dan menggunakannya untuk kebaikan.

Kita semua telah melihat beribu adegan film action yang memainkan adegan yang sama : Dua orang terlibat dalam pertarungan yang dahsyat. Sejalan dengan musik yang semakin seru, perkelahian hamper mendekati saat-saat yang mengangkan Si orang baik kemudian menunjukkan bahwa dia sebenarnya sudah merencanakan kemenangannya selama ini. Dalam waktu yang dramatis, ia mengalihkan semua energinya bukan untuk bertahan dari serangan si penjahat sebaliknya memanfaatkan serangan-erangan tersebut. Kekuatan si penjahat malah menjadi hal yang membuat dia jatuh dalam kekalahannya.

Sebagai orang tua, ada kalanya kita merasa seperti dalam pergumulan yang demikian dengan dengan anak-anak kita. Masalahnya, kita seharusnya tidak perlu merasa demikian – dan kita tahu itu (Efesus 6:12). Kita harus ingat bahwa pertempuran itu sudah selesai. Serangan yang dipakai Setan untuk menghancurkan Tuhan adalah serangan yang akan Dia manfaatkan untuk menjamin kekalahan Setan. Sebagai orang tua Kristen, kita memiliki sukacita yang besar dari kemenangan yang sudah dijamin di kayu salib.

Perilaku dosa dari anak-anak kita bukanlah kesempatan untuk berseteru melawan mereka. Ini adalah kesempatan untuk memberitakan Injil. Kita bisa bersukacita bahwa Tuhan dapat mengambil apa yang dimaksudkan untuk kejahatan dan merubahnya untuk kebaikan ( Kej 50:20 ).

1. PERILAKU DOSA MENGUNGKAPKAN IKATAN DOSA ANAK TERPISAH DARI KRISTUS

Satu-satunya orang Kristen yang berpikir bahwa anak-anak mereka polos dan tidak bercela adalah para orang tua baru yang sangat kurang tidur sehingga tidak berpikir jernih. Dan juga, mereka mengabaikan Alkitab ( lihat Mazmur 51:5 ; Yesaya 53:6 ; Roma 3:23).

Pesan kita kepada anak-anak kita harusny bukan ” JANGAN BERBOHONG “. Mereka tidak akan bisa. Namun seharusnya, “Tanpa Roh Kudus yang mengubah hatimu, kamu akan terus berbohong selama hidupmu. ”

2. PERILAKU DOSA ADALAH PELUANG UNTUK MENGAKUI DOSA KITA DAN MEMOHON PENGAMPUNAN

Seperti yang dikatakan Martin Luther, seluruh kehidupan Kristen adalah sebuah pertobatan. Daripada meluapkan amarh kita pada anak-anak kita, kita rendahkan hati untuk melihat dosa kita sendiri pada saat itu, dan kita mengakuinya ( Yakobus 5:16 ). ” Saya berbicara dengan amarah kepadamu dan itu salah. Saya minta maaf. Mohon maafkan saya. ”

Kami melakukan ini karena ketaatan kita pada Kristus dan untuk mencotohkan penundukkan diri pada Kristus kepada anak-anak kita. Ingin mengajar anak-anak Anda untuk mengakui dan mau untuk berdamai? Lakukan itu dulu.

3. PERILAKU DOSA MENUNJUKKAN BAHWA ANDA DAN ANAK BUTUH YESUS

Pada saat konflik, kita berpeluang untuk berbalik dari berdiri menentang anak kita menjadi berdiri bersama mereka, membawa mereka ke satu-satunya yang bisa menyelamatkan kita. Kita dapat memberitakan Injil kepada anak-anak kita. Kita bisa memberitakan kepada diri kita sendiri. Kita menjauh dari konflik dengan sesame dan menuju kasih karunia Tuhan dalam Kristus (Yohanes 1:14-17 ).

4. PERILAKU DOSA MENYINGKAPKAN KALAU SELURUH PENGHUKUMAN SUDAH SELESAI

Meskipun naluri daging kita, tugas kita bukan untuk menghukum anak-anak kita. Apakah kita memberikan konsekuensi ? Ya. Tapi suatu ketidak adilan kalau penghukuman jatuh kepada Yesus dan yang lain ( Rm. 8:1).

5. PERILAKU DOSA ADALAH KESEMPATAN UNTUK BERDOA DENGAN ANAK-ANAK KITA

Seperti berhadapan dengan dosa, kita dapat membagikan kebenaran-kebenaran yang disebu di tulisan ini. Tetapi sukacita yang paling mendalam dari semua ini adalah bahwa kita bisa membawa mereka ke Kebenaran yang sejati. Yesus berkata, ” Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada yang datang kepada Bapa kalau tidak melalui Aku ” ( Yohanes 14:6 ).

Apa sukacita yang lebih besar yang kita miliki sebagai orang tua kalau bukan untuk menunjukkan anak-anak kita kepada Kristus ?

Pergumulan telah dimenangkan ! Biar kita memuji Tuhan bahwa dia menggunakan serangan Setan, menrubahnya dan memakainya untuk menghancurkan Setan. Dan semoga kita membiarkan dia untuk memanfaatkan saat-saat menantang dalam kehidupan sebagai orang tua untuk ‘ kemuliaan Yesus dan sukacita kekal anak-anak kita’.

Diterjemahkan dari situs : https://theresurgence.com/2014/03/13/5-parenting-opportunities-when-our-kids-sin

Leave a Reply

Post Navigation