Google Mengembangkan Teknologi Nanopartikel Untuk Deteksi Kesehatan

double-helix-dna
Oleh Tim Higgins

Laboratorium penelitian Google mengatakan sedang mengembangkan teknologi nanopartikel yang dapat digunakan dalam waktu dekat untuk lebih mudah mendeteksi penyakit seperti kanker.

Nanopartikel akan ditelan, kemudian dikontrol untuk memantau masalah kesehatan dan dimonitor melalui perangkat eksternal, Andrew Conrad, kepala ilmu kehidupan Google, mengatakan hari ini di WSJDLive, sebuah konferensi teknologi di Laguna Beach, California.

“Jika Anda membeli mobil baru, mobil itu bisa memberi tahu kalau ban Anda kempes,” kata Conrad. “Sungguh menakjubkan betapa banyaknya sensor di tempat duduk mobil Anda. Mengapa tidak menggunakan sensor-sensor sebanyak itu untuk sesuatu yang lebih penting dari transportasi Anda? ”

Perusahaan Mountain View tersebut, yang berbasis di California telah mencari cara untuk meningkatkan kesehatan melalui penelitian laboratorium rahasia Google X. Perusahaan Internet ini telah bekerja sama dengan Novartis AG untuk mengembangkan lensa kontak yang dilengkapi sensor, yang bertujuan untuk membantu orang-orang dengan diabetes lebih mudah melacak kadar glukosa mereka, dan bulan lalu telah setuju untuk membeli perusahaan baru teknologi kesehatan Lift Labs untuk mengembangkan metode baru untuk memerangi penyakit neurodegenerative seperti Parkinson.

“Kami sedang berusaha untuk mencegah kematian dengan mencegah penyakit,” kata Conrad. “Pada dasarnya, musuh kita adalah kematian.”

Google telah menjalankan eksperimen-eksperimen dalam nanoteknologi, dan “aktif” mencari mitra untuk bekerja sama, katanya.

Teknologi Kecil

Nanoteknologi menggunakan materi dengan skala yang sebanding dengan diameter seuntai DNA, yang mana material-material dapat bereaksi secara berbeda ketika diekspos dengan cahaya, konduktifitas listrik, dan reaksi kimia . Para ilmuwan menggunakan properti-properti tersebut untuk menemukan pengobatan kanker baru, membuat mobil dan pesawat terbang ringan dan lebih kuat, dan mengembangkan energi alternatif.

Istilah ini diambil dari nanometer, unit pengukuran yang sepersatu miliar meter. Sehelai rambut manusia adalah 80.000 sampai 100.000 nanometer lebar.

Google telah melakukan percobaan di daerah “yang memberikan kita sedikit harapan,” kata Conrad. Sebagai contoh, perusahaan tersebut telah mampu “memfungsionalisasikan” nanopartikel, seperti menggunakan mereka untuk menemukan beberapa sel-sel kanker di antara satu juta sel-sel normal, katanya.

“Kita mungkin telah melakukan ratusan ribu percobaan mengeksplorasi parameter dari ikatan nanopartikel ,” katanya. Sementara masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan, katanya, “Kami pasti akan berharap bahwa dalam hitungan tahun, bukan puluhan tahun, teknologi ini dapat digunakan.”

Leave a Reply

Post Navigation