KEHILANGAN DOMPET DAN RADIO KRISTEN : KISAH CODY

20140314_lost-wallets-and-christian-radio-cody-s-story_banner_img

Sebelum Oktober 2013, Cody tidak memiliki hubungan dengan Yesus dan benar-benar tidak mengingininya.

” Aku tidak dibesarkan dalam keluarga Kristen, ” Cody menjelaskan.
Melalui serangkaian pilihan buruk dan peristiwa, Tuhan mulai memimpin Cody jalan untuk bertobat.
” Saya sedang dalam perjalanan mengunjungi teman di Nevada, ” kata Cody. ” Dalam perjalanan kembali ke Washington, saya kehilangan dompet. Setelah aku kembali ke rumah, saya mulai mengganti kartu-kartu di dompet saya seperti SIM, kartu bank, Anda tahulah, segala yang diperlukan. ”

Tidak lama setelah Cody mengganti segala sesuatu di dompetnya, ia kehilangan dompet tersebut lagi. Dia menjadi kesal, berteriak kata-kata kotor kepada Tuhan, mengomel dan mengoceh dan menyalahkan Tuhan atas hidupnya. “Lucu, ” kata Cody, melihat ke belakang, ” Sekarang aku berpikir tentang hal itu, saya menyalahkan seseorang yang bahkan saya tidak percaya ada”

Ketika ibu Cody sampai di rumah, ia bertanya apa yang salah. Dia bercerita tentang dompetnya. Ibunya dengan tenang mengambil sesuatu dari belakang komputer, di mana dompet hilang tergeletak, dan memeberikannya kepada anaknya. Pada saat itu, Cody merasa ditampar di wajahnya. Ia menyadari bahwa ia telah mengatakan beberapa hal yang benar-benar menyakitkan kepada Tuhan dan bahwa perilakunya kurang terpuji. Merasa malu, ia pergi ke rumah temannya untuk berpikir. Dia terduduk di teras dan mulai berpikir dan menangis. Dia bahkan mulai berdoa.

” Saya rasa saat itu saya sedang berdoa karena saya berbicara, ” kenang Cody. Dia mengatakan kepada Tuhan betapa menyesalnya dia dan meminta maaf atas apa yang telah dia katakan.

Cody melompat kembali ke dalam mobilnya dan mulai menyetir ke rumahnya. Ketika ia menyalakan radio, setiap stasiun tampaknya sedan menyiarkan iklan-ikla. Dia terus mencari siaran-siaran yang lain dan terhenti pada siaran pertama yang memainkan lagu : Radio Spirit 105.3.

Pada awalnya Cody tidak menyadari tentang stasiun tersebut, tetapi sejalan ia mendengarkan lagu-lagunya, ia mulai mendengar kata-kata tentang Yesus dan pengampunan. Seseorang menelpon stasiun tersebut untuk menceritakan kisah tentang bagaimana dia sampai bisa mendengar stasiun tersebut. Dia menyatakan betapa sukacita dan damainya dengan Yesus dan bagaimana dia menyukai untuk menyembah bersama-sama lagu-lagu stasiun tersebut sepanjang hari.

” Ya, saya ingin itu juga ! ” Cody berseru.

Lagu berikutnya terdengar, tentang seorang pria yang menolak dan menantang Tuhan tentang pergumulan-pergumulan di dalam hidupnya.

” Saya bisa mengerti akan perasaan itu karena ha itu yang saya sekarang rasakan dengan Tuhan,” kata Cody. ” Saya merasa bahwa Tuhan sedang berbicara kepada saya. ”

Selama lagu-lagu terus bermain, Cody belajar untuk membiarkan Roh Kudus berbicara ke dalam hidupnya melalui musik-musik tersebut.

Seorang Cody yang sangat bersuka cita membagi ceritanya dengan adik perempuannya dan adik iparnya, yang berbakti di Gereja Mars Hill. Mereka mengundangnya ke gereja dan Cody menyetujuinya, bersemangat untuk belajar tentang Tuhan.

” Dalam beberapa bulan terakhir, saya telah menemukan hidupku lebih susah sebagai seorang Kristen, tidak mudah, ” kata Cody. Dia masih bergumul dengan kecanduan dan dunia pada umumnya, tetapi sekarang ketika masalah timbul, ia berbicara dengan Yesus tentang hal itu. Sangat membantu untuk berada di sekitar orang-orang yang berjalan dengan Tuhan, terutama pria-pria seusianya. Cody mengatakan bahwa di Mars Hill dia belajar bagaimana berjalan sebagai Kristen dan menjadi “normal”.

Cody yang penuh sukacita dibaptis di Mars Hill Everett pada hari peluncuran, 12 Januari 2014, dengan keluarga dan teman-teman menyorakinya.

Diterjemahkan dari situs : http://marshill.com/2014/03/14/lost-wallets-and-christian-radio-cody-s-story

Leave a Reply

Post Navigation