Keluarga Sudan

monkimageAlex Sudan tidak bisa memutuskan bagaimana perasaannya tentang kepindahan ke Michigan. Kadang hari dia takut, kadang hari dia penuh pengharapan, tapi kebanyakan dia hanya bertanya-tanya apa yang terjadi sehingga semuanya bisa sampai ke hal itu.

Suaminya, Jason, adalah pencetus ide tersebut. Ketika Adam Thomason, mantan pendeta di gereja The Village, memutuskan untuk memindahkan keluarganya ke Flint, Michigan, dua tahun lalu, Jason berdoa bagi mereka dan pelayanan mereka.

Doa tersebut diam-diam berkembang menjadi suatu visi, dan akhirnya Jason merasa terdorong untuk melakukan perjalanan dengan ipar laki-lakinya ke Detroit. Kemudian Jason pergi lagi, mengajak Alex dan putri mereka yang baru lahir, Hallie, ke kota di mana dia telah jatuh cinta secara perlahan.

” Sejak perjalanan pertama saya di sana saya ingin pindah. Perbedaannya adalah pelaksanaan impian saya dan mendoakan tentang hal itu, ” kata Jason.

Alex lebih berhati-hati.

Dia tidak melihat kepraktisan meninggalkan satu-satunya komunitas gereja yang telah mereka kenal setelah menikah dan melakukan perjalanan yang meletihkan ke negara bagian di ujung lain dengan bayi putri mereka.

” Salah satu sumber ketegangan bagi kita adalah bahwa aku seorang pemimpi, dan dia seorang praktis, ” kata Jason.

Michigan kelihatannya menarik, tentu saja, dan Tuhan telah menyiapkan rencana yang ajaib “[Doa] ditambah dengan mengunjungi kota tersebut beberapa kali, Anda terus melihat jiwa-jiwa dan melihat kebutuhan, ” kata Alex.

Tapi mengapa harus pindah?

Jason benar-benar tidak tahu. ” Kami metuhankan kenyamanan. Kami memiliki rumah, anak-anak, penghasilan yang baik, keluarga kami ada di sini. Tidak ada alasan untuk pindah, ” katanya.

Tuhan Terus ‘Menyenggol’ Hati Jason Dengan Berhala ‘Kenyamanan’ – Mengapa Dia Mengejarnya Dan Apa Artinya.

Akhirnya Jason meninggalkan berhalanya. “Saya menyadari saya tidak semangat dengan banyak hal … Tidak ada satupun yang dapat menggairahkan saya lebih dari Tuhan. [Saya berpikir] bagaimana jika keluarga kami menghidupi Kisah Para Rasul 2:42-47 ? “.

Setelah hari-hari penuh doa dan tangisan bersama, keluarga Sudan membuat keputusan.

Pada musim panas 2012, mereka menanggalkan kepemimpinan Kelompok Sel yang mereka pimpin, meninggalkan gereja The Village dan mulai mengunjungi Antioch Community Church dengan tujuan untuk pindah ke Michigan sebagai bagian dari program pendirian gereja.

” Rasanya seperti tubuh saya tercabik-cabik ” kata Jason kerika meninggalkan The Village.

Alex melanjutkan, ” Tetapi ini bukan tentang gereja The Village, ini tentang Tuhan. Kita harus mengalami itu secara langsung karena mereka mengatakan ‘ Pergi dan lakukan hal itu, kita ingin Injil dikenal di negara kita. ” The Village melakukan seperti yang mereka katakan. ”

Misi keluarga Sudan masih penuh pertanyaan, tapi mereka tahu Tuhan memanggil.

” Kami merasa benar-benar yakin kalau Tuhan memanggil kita. Sungguh sukar, tetapai ada banyak kasih karunia, ” kata Alex. “Ada suatu daya tarik untuk hidup di luar dari kehidupan yang sudah kita kenal, ada sisi petualang dalam hal itu. ”

Selama setahun ke depan, mereka akan dilatih dan dilengkapi dengan berbagai cara untuk membangun gereja baru dan tumbuh ke dalam peranan yang Allah panggil untuk mereka untuk berpartisipasi dalam gereja baru mereka, rumah baru mereka.

Ini berarti semuanya, kecuali kenyamanan. Tapi Paulus berkata dalam 2 Korintus 1:3-4 bahwa ketidaknyamanan juga memiliki tujuan :

” Terpujilah Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, Bapa yang penuh belas kasihan dan Allah sumber segala penghiburan, yang menghibur kami dalam segala penderitaan kami, sehingga kami sanggup menghibur mereka, yang berada dalam bermacam-macam penderitaan dengan penghiburan yang kami terima sendiri dari Allah.”

Sebelumnya, Jason tidak tahu bagaimana untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ” Mengapa Michigan ? ” Dan ” Mengapa harus Pindah ? ”

Dia tahu sekarang.

” Ketika anak-anak Anda bertanya, ‘ Mengapa Anda pindah ke sini ? ‘ Saya bisa mengatakan, ‘ Tuhan mengubah kehidupan kita, dan kami ingin berbagi Injil dengan orang lain. ‘ ” Kata Jason. ” Saya ingin orang tahu bahwa Yesus adalah lebih penting daripada kenyamanan kita. ”

Diadaptasi dari : http://www.thevillagechurch.net/article-stories/179221/the-sudans/

Leave a Reply

Post Navigation