Kemandekan dalam Hubungan

12_article_graphic_stuck_in_relationships

Oleh Paul Tripp

Saya telah menghabiskan ribuan jam dalam sesi konseling dengan orang-orang yang mandek dalam hubungan. Itu tidak selalu suami dan istri dalam perkawinan yang memburuk ; dua orang manapun di dalam setiap jenis hubungan dapat menemukan diri mereka merasa terjebak.

Apakah Anda dalam hubungan yang telah kehilangan gairah? Saya tidak hanya berbicara tentang romansia perkawinan. Orang tua dan anak yang dulunya mengagumi satu sama lain, sekarang bisa hidup dalam ketegangan yang bermusuhan. Dua saudara yang tumbuh saling mencintai, sekarang dapat dipisahkan dengan kemarahan. Rekan kerja atau tetangga yang dulunya dapat bergaul dengan mudah, sekarang dapat merasa sulit untuk memiliki percakapan yang bebas dari perdebatan.

Saya akan berasumsi bahwa semua orang yang membaca artikel ini dapat mengidentifikasi setidaknya satu hubungan yang tidak sesenang seperti seharusnya. Tapi, jika Anda memiliki pengalaman yang baik dengan hubungan, jangan melewatkan bahan ini. Tuhan bisa memakai Anda sebagai alat rekonsiliasi antara orang lain.

Untuk memulai, mari kita lihat 10 tanda-tanda khas dari hubungan sudah buruk :

  1. Apakah Anda bergumul untuk menjadi intim dengan orang tersebut ? ( Jangan hanya menerapkan ini untuk kehidupan seksual suami dan istri, keintiman dapat didefinisikan sebagai ” kedekatan ” )
  2. Apakah Anda bergumul – atau Anda takut – untuk berbicara tentang hal-hal yang penting dengan orang tersebut ?
  3. Apakah Anda menggunakan kata-kata sebagai senjata untuk menyakiti dan menghancurkan daripada menggunakan kata-kata untuk membangun dan memberikan kasih karunia? ( Efesus 4:29 )
  4. Apakah Anda menghabiskan lebih banyak waktu mengkritik perilaku orang tersebut daripada merenungkan motif hati Anda sendiri ?
  5. Apakah Anda terus-menerus bergumul untuk memecahkan masalah dan menyelesaikan konflik ?
  6. Apakah Anda pernah berharap – bahkan hanya untuk sesaat – bahwa Anda tidak pernah bertemu ( atau memiliki ) orang tersebut dalam hubungan ?
  7. Apakah Anda bergumul untuk melayani orang tersebut, atau, Anda kehilangan sukacita yang pernah terjadi dalam melayani orang tersebut ?
  8. Apakah Anda menemukan diri Anda mengingat percakapan-percakapan dan interaksi yang Anda miliki dengan orang tersebut dengan kemarahan?
  9. Apakah Anda mencoba untuk membuat diri Anda sibuk sehingga Anda tidak perlu berinteraksi dengan orang tersebut ? ( Dengan kata lain, apakah Anda mencari-cari alasan yang memungkinkan Anda untuk menghindari mereka )
  10. Secara keseluruhan, apakah Anda mengatakan bahwa kualitas hubungan Anda lebih buruk sekarang daripada ____ bulan / tahun yang lalu ?

ENAM LANGKAH

Setiap hubungan akan mengalami konflik. Bagaimanapun juga, Anda – orang berdosa – hidup dengan orang-orang berdosa lainnya di dunia yang penuh dosa. Pasti akan berantakan !

Jadi, saya ingin memperkenalkan Anda ke 6 – langkah proses alkitabiah untuk mengubah hubungan.
Sebelum saya memberitahukan langkah-langkah tersebut, Anda perlu tahu tiga hal tentang proses ini :

  1. Urutan langkah-langkah ini sangat penting untuk proses perubahan
  2. Jangan lanjutkan ke langkah berikutnya sebelum satu kerjaan selesai
  3. Perubahan adalah sebuah proses, bukan peristiwa. Proses ini bisa memakan waktu berbulan-bulan – bahkan bertahun-tahun. Jangan mamaksakannya.

Mari kita mulai

  1. Pengakuan & Pengampunan
  2. Jika ingin terjadi perubahan, hal itu harus dimulai dengan pengakuan jujur dari kesalahan yang telah dilakukan, diikuti dengan pemberian pengampunan dengan jujur dan rendah hati. Jika Anda menolak untuk mengakui kesalahan Anda kepada orang lain, dan / atau menolak untuk membiarkan kesalahan mereka lalu, Anda tidak akan lepas dari kemandekan.

  3. Mempercayai & Mempercayakan
  4. Sekarang setealah masa lalu telah diselesaikan, kita perlu berurusan dengan masa kini. Anda harus melakukan apa saja untuk menjadi orang yang dapat dipercaya. Dan kemudian, Anda harus bersedia untuk menjadi rentan. Percayakan diri Anda untuk orang lain, dengan kesadaran bahwa mereka masih orang yang tidak sempurna.

  5. Mencambut & Menanam
  6. Ini adalah langkah yang sangat nyata : apa hal-hal tertentu yang Anda butuh singkirkan dalam hubungan Anda yang mengganggu, dan apa yang Anda butuhkan untuk menggantinya dengan ? Jangan hanya mengurusi jadwal dan kegiatan-kegiatan anda ; lebih spesifik tentang kata-kata dan tindakan dan tanggapan.

  7. Kasihilah Orang Lain Seperti Diri Sendiri
  8. Ini adalah tema Alkitab yang luas, tetapi Anda perlu untuk membuatnya spesifik. Siapa orang ini dalam hubungan Anda, dan apa yang mereka gumulkan ? Bagaimana Anda bisa secara khusus menunjukkan kasih terhadap kebutuhan dan keinginan mereka?

  9. Hadapi Dosa
  10. Saya katakan sebelumnya bahwa perubahan tidak terjadi dalam semalam, sehingga Anda perlu menentukan apa yang akan Anda lakukan ketika orang tersebut berdosa. Bagaimana Anda melakukannya adalah terserah Anda, tapi Anda harus memberikan orang lain hak untuk mengatakan, ” Tunggu dulu, apa yang baru saja Anda lakukan atau katakan adalah tidak benar – Mari kita bicarakan hal itu ”

  11. Berjaga & Berdoa
  12. Walaupun ketika perubahan signifikan telah terjadi, Anda masih perlu untuk menjaga hubungan Anda. Anda berada di zona perang, melawan dosa Anda sendiri dan godaan dari dunia luar. Jaga perilaku Anda dan berdoa supaya kasih karunia Allah dapat memberikan mata yang dapat melihat diri Anda dengan akurat.

    Ada bantuan dan harapan bagi Anda dalam Injil Yesus Kristus. Suatu hari, hubungan Anda akan benar-benar bebas dari konflik dan perselisihan, tetapi Alkitab memberikan langkah-langkah praktis untuk perubahan, di sini, sekarang.

    Diadaptasi dari situs : http://paultripp.com/articles/posts/stuck-in-relationships

Leave a Reply

Post Navigation