Mayoritas Orang Amerika Sekarang Mendukung Pernikahan Sesama Jenis , Survei Menemukan

Diterjemahkan dari situs : http://www.reuters.com/article/2014/02/26/us-usa-gay-survey-idUSBREA1P07020140226?irpc=932

Keri Bias holds a sign in support of same sex marriage in Honolulu

WASHINGTON, Rabu Feb 26, 2014 4:19 EST

( Reuters ) – Dukungan untuk pernikahan gay telah melonjak di Amerika Serikat pada dekade sejak pertama kali menjadi legal di Massachusetts, dengan lebih dari sebagian orang Amerika sekarang mendukung gagasan itu, menurut sebuah survei yang dirilis pada hari Rabu .

Survei tentang sikap terhadap orang-orang lesbian , gay , biseksual dan transgender datang sejalan dengan legislator dan pengadilan AS semakin memungkinkan pasangan sesama jenis untuk menikah .
Sekitar 53 persen dari 4.509 orang Amerika yang disurvei oleh Public Religion Research Institute mengatakan mereka mendukung pernikahan gay , naik dari 32 persen pada tahun 2003 , ketika Massachusetts menjadi negara bagian pertama yang melegalkannya.

Chief Executive PRRI Robert Jones mengatakan jajak pendapat ini sepaham dengan survei lainnya yang menunjukkan bahwa mayoritas orang Amerika mendukung pernikahan gay .
Kenaikan dalam satu dekade ini menandai “pergeseran yang cukup luar biasa” dalam hal pendirian, tambahnya dalam interview jarak jauh.

“Dalam hal opini publik, kita benar-benar jarang melihat pergerakan seperti ini dalam isu yang lain dalam satu dekade , ” kata Jones .

Tujuh belas negara bagian dan District of Columbia mengakui pernikahan gay, beberapa larangan dianulir di beberapa Negara bagian setelah Mahkamah Agung AS memutuskan pada bulan Juni bahwa pasangan sesama jenis yang resmi menikah boleh menerima tunjangan federal.

Lebih sedikit orang Amerika yang mengaku beragama menentang pernikahan sesama jenis , survei menemukan . Ajaran gereja yang negatif atau pengobatan pasangan gay disebut oleh 31 persen dari generasi millennial, atau orang-orang berumur 18-33, sebagai faktor utama dalam meninggalkan agama masa kecil mereka .

Ras Yahudi yang paling mungkin untuk mendukung pernikahan gay , dengan 83 persen mengatakan mereka telah melakukannya , diikuti dengan 58 persen orang Kulit Putih yang beragama Katolik Roma dan 56 persen Katolik Hispanik (orang Amerika Latin). Di antara Protestan Hispanik , 46 persen mendukung untuk memungkinkan pasangan gay dan lesbian untuk menikah dan 49 persen menentangnya .

Sebaliknya , 59 persen Protestan Kulit Hitam dan 69 persen dari Protestan Evangelis Kulit Putih menentang pernikahan sesama jenis .
Hampir tiga perempat , atau 73 persen , dari orang Amerika yang menganut kepercayaan (beragama tapi tidak terikat pada satu agama) mendukung memungkinkan pasangan gay dan lesbian untuk menikah secara legal .

KESALAHPAHAMAN

Survei tersebut juga menggarisbawahi kesalahpahaman tentang hak-hak gay . Hanya 15 persen orang Amerika mengatakan dengan benar bahwa merupakan hal yang tidak melanggar hukum untuk menolak mempekerjakan seseorang karena dia adalah lesbian , gay , biseksual dan transgender .

Mereka yang disurvei juga melebih-lebihkan besarnya populasi LGBT , dengan perkiraan median sekitar 20 persen . Hanya 14 persen orang Amerika secara akurat mengatakan sebenarnya hanyalah 5 persen atau kurang.

Berdasarkan wilayah AS , mayoritas di Northeast (Timur bagian Utara), Barat dan Midwest (bagian Tencah) lebih menyukai membiarkan pasangan gay dan lesbian menikah .Southerners (orang-orang yang tinggal di bagian selatan) terbagi , dengan 48 persen menentang dan 48 persen mendukung itu .

Dalam upaya untuk memulai pernikahan sesama jenis di Selatan , kelompok advokasi Freedom to Marry meluncurkan kampanye sebesar $ 1.000.000 pada hari Senin untuk membangun dukungan di wilayah tersebut .
Tak satu pun dari 17 negara bagian AS yang mengakui pernikahan gay terletak di Southeast (Timur bagian Selatan), di mana beberapa negara bagian masih melarang praktek ini dalam konstitusi negara mereka .

Sejak pertengahan Desember , hakim-hakim federal memutuskan larangan pernikahan sesama jenis di Oklahoma , Utah dan Virginia tidak sesuai konstitusi. Keputusan itu masih menunggu naik banding .
Tuntutan pengadilan terhadap larangan pernikahan sesame jenis masih tertunda di beberapa negara lain . Tiga puluh tiga negara melarang pasangan sesama jenis untuk menikah .

Survei ini dilakukan antara 12 November dan 18 Desember 2013 , dan didanai oleh Ford Foundation. Margin of error adalah 1,7 poin persentase .

(Dilaporkan oleh Ian Simpson , Editing oleh Scott Malone , Meredith Mazzilli dan Chizu Nomiyama )

Leave a Reply

Post Navigation