Exegesis : Andapun Bisa Melakukannya !

exegesis-you-can-do-it-507x307
Exegesis — (Metode Penafsiran Alkitab)

Apakah Exegesis adalah hobi Anda? Atau apakah pemikiran untuk menggunakan metode Exegesis untuk menerangkan Kitab Suci membuat Anda bergairah?

Menurut Henry Blackaby, salah satu penulis Encounters With God: Transforming Your Bible Study, setiap orang adalah penafsir. Dalam kutipan di bawah, Henry dan anak-anaknya Melvin dan Norman bertujuan untuk menghilangkan “faktor rasa takut” untuk membantu Anda menyadari, bahwa setiap orang dapat melakukan penafsiran dan menggunakan studi Alkitab sebagai dasar untuk membaca
Firman Allah.

Bersiaplah untuk merasakan pengalaman baru dengan Alkitab Anda!

Exegesis: Memahami Pesan

Exegesis” adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan studi Alkitab yang cermat untuk menemukan arti dan makna asli yang dimaksudkan dari sebuah teks.

Setiap orang adalah penafsir, beberapa adalah penasir yang baik dan beberapa, buruk. Anda mungkin pernah mendengar seseorang berkata, “kembali masa-masa itu. . . “Atau” apa yang Yesus maksudkan adalah. . . “. Ucapan-ucapan tersebut merupakan analisa penafsiran teks. Si Pembicara sedang mencoba untuk menjelaskan hubungan antara teks kuno dan pemahaman modern.

Exegesis digunakan untuk menjelaskan mengapa kita tidak lagi menyapa dengan “ciuman kudus” (1 Petrus 5:14) atau menyambut tamu ke rumah kita dengan cara mencuci kaki mereka (John 13:14).

Exegesis juga menjelaskan mengapa kita tidak benar-benar mencabut mata kanan atau memotong tangan kanan kita, jika mereka menyebabkan kita berbuat dosa (Matius 5: 2930).

Exegesis menafsirkan kata-kata yang mengejutkan dari Yesus bahwa “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jikalau kamu tidak makan daging Anak Manusia dan minum darah-Nya, kamu tidak mempunyai hidup di dalam dirimu.”(Yohanes 06:53). Exegesis membawa arti bahasa simbolik yang tidak masuk akal.

Perhatikan gambaran tentang Yesus oleh Rasul Yohanes, dan coba bayangkan seperti apa ini kelihatannya (Wahyu 1:14-16):
“Kepala dan rambut-Nya putih bagaikan bulu yang putih metah, dan mata-Nya bagaikan nyala api. Dan kaki-Nya mengkilap bagaikan tembaga membara di dalam perapian; suara-Nya bagaikan desau air bah. Dan di tangan kanan-Nya Ia memegang tujuh bintang dan dari mulut-Nya keluar sebilah pedang tajam bermata dua, dan wajah-Nya bersinar-sinar bagaikan matahari yang terik.

Seperti yang Anda lihat, Exegesis diperlukan untuk memahami Firman Allah secara keseluruhan.

Exegesis: Perhatikan Langkahmu

Tentu saja akan banyak jebakan, penafsiran yang salah dapat menjebak ketika mereka menyalahgunakan Firman Allah.

Orang – orang memiliki kecenderungan untuk menjelaskan apa yang mereka tidak suka sebagai “terikat budaya” atau dalam beberapa hal tidak relevan untuk masyarakat modern.

Mereka dapat mengambil sebuah kata dalam Kitab Suci, dan menambah arti kontemporer di atasnya , walaupun itu bukan yang tidak sejalan dengan apa yang sebenarnya dimaksud. Mereka dapat mengambil teks yang “deskriptif” dari peristiwa sejarah dan membuatnya menjadi perintah “preskriptif” untuk ditaati oleh orang Kristen jaman ini. Mereka dapat mengambil pernyataan di luar konteks dan menarik semua jenis kesimpulan konyol.

Mari kita pertimbangkan beberapa contoh Exegesis yang buruk untuk memberikan sedikit gambaran apa yang dimaksud dengan jebakan.

Contoh Exegesis Buruk # 1: Di Luar Konteks

Filipi 4:13 adalah pernyataan yang telah sangat sering disalahgunakan. Paul membuat sebuah deklarasi yang indah, ” Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku”
Tetapi kalau diartikan di luar konteksnya, orang bisa menarik beberapa kesimpulan yang mengada-ngada tentang apa yang Kristus bantu untuk kita lakukan.

“Segala perkara” harus memenuhi kriteria, kalau tidak ini akan menjadi lisensi untuk melakukan sesuatu dalam nama Kristus. Jelas, Kristus tidak akan menguatkan Anda untuk melakukan sesuatu di luar kehendak-Nya.

Dapatkah Anda mengklaim janji ini untuk membantu Anda menjadi atlet bintang? Akankah Dia memberikan kecerdasan bisnis untuk menjadi sangat kaya? Atau mungkin memenuhi impian seumur hidup Anda untuk terbang ke bulan?

Ayat ini sering digunakan dari ambisi keegoisan anda dan bukan berasal dari kerinduan untuk mematuhi Kristus. Melihat konteks dari ayat ini, kita melihat bahwa Paulus sebenarnya berbicara tentang menjadi puas dalam segala keadaan. Paulus telah mengenal hidup di dalam kelimpahan, tetapi ia juga mengalami kelaparan dan menderita dengan sengsaranya. Namun Kristus telah memberinya kekuatan untuk
semua keadaan, dan hubungannya dengan Kristus telah membawa kepuasan.

Contoh Exegesis Buruk # 2: Pembelajaran Kata yang Salah

Penggunaan yang tidak tepat dari penelitian kata, juga dapat menyebabkan kesimpulan yang menyesatkan. Dalam Roma 1:16, Paulus menulis: “Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya… “Dalam ayat ini, kata “kekuatan” adalah terjemahan dari kata Yunani dinamis. Anda dapat dengan mudah menemukannya di dalam kata Inggris “Dinamit”, yang memiliki akar etimologis yang sama. Ada banyak pengkhotbah yang berusaha untuk menyemangati orang banyak dengan menyatakan bahwa Injil adalah “dinamit” Allah yang menyelamatkan. Namun masalahnya, adalah bahwa gambaran kita tentang dinamit adalah berbeda dengan apa yang dimaksud Paulus ketika ia mengatakannya. Paulus tidak memiliki konsep dinamit seperti yang kita punya sekarang, atau mungkin dia tidak akan menggunakan kata tersebut kalau dia tahu artinya. Dinamit itu menghancurkan, merobohkan semuanya, menghanguskan segala sesuatu, dan bahkan dapat digunakan untuk membunuh.

Namun, Injil melakukan sebaliknya. Paulus sekedar mengungkapkan fakta bahwa Injil membawa keutuhan dan memberikan hidup baru. Mana yang memiliki kekuatan lebih: sesuatu yang mengambil kehidupan, atau sesuatu yang memberi hidup? Penafsiran yang tepat dari ayat ini
akan tetap terpaut pada makna aslinya dan tidak melebih-lebihkan dari arti sebenarnya agar menimbulkan efek dramatis.

Exegesis: Mulailah Berjalan

Cara terbaik untuk menguasai Alkitab adalah dengan memulai studi Anda. Jelas, tidak semua orang akan menjadi ahli dalam penafsiran, tetapi beberapa materi akan membantu siapapun untuk menggali dalam Kitab Suci dan menemukan kebenaran yang melimpah dan relevan.
Seorang “ahli” ahli seorang yang menguasai bahasa Alkitab dengan teliti, mengenal sejarah Yahudi dan Helenis, variasi naskah kuno, dan informasi latar belakang yang lebih luas dari dunia kala.

Tapi Anda juga dapat melakukan penafsiran yang baik walaupun Anda tidak memiliki akses ke materi-materi tersebut. Anda dapat mengembangkan keterampilan Anda sendiri dan belajar untuk memanfaatkan hasil kekuatan penelitian dari para “ahli” untuk tujuan Anda sendiri (ini di mana materi pelajaran Alkitab yang baik menjadi berguna).

Anda bisa menjadi penafsir yang baik, yang mengerti apa yang Tuhan maksudkan sebenarnya kepada umatNya pada saat itu dan membedakan kebenaran yang abadi untuk saat ini. Kunci untuk penafsiran yang baik adalah untuk membaca Alkitab dengan hati-hati dan serius.

Anda akan perlu mempertanyakan tentang diri anda sendiri dan ayat tersebut, jika Anda ingin menemukan apa yang Tuhan katakan melalui penulisNya. Proses ini mungkin tampak kaku pada awalnya, tetapi akan menjadi sangat alami sejalan dengan menumbuhkan kebiasaan baik dalam membaca Alkitab.

Diterjemahkan dari : http://www.faithgateway.com/exegesis-you-can-do-it

Kekhawatiran Meningkat Sejalan Dengan Penyebaran Bakteri Kebal Antibiotik

_86140576_c0229913-drug-resistant_enterobacteria_bacteria-spl

Lebih dari 6.000 kematian per tahun dapat disebabkan karena penurunan 30% dalam efektivitas antibiotik di AS, menurut sebuah laporan dari jurnal kedokteran The Lancet.

Dilaporkan sebagian dari kelonjakan akan jumlah kematian terjadi pada pasien yang menjalani operasi kolorektal, kemoterapi kanker darah, dan penggantian pinggul (hip replacement).

Para ahli di Inggris mengatakan bahwa, penelitian ini mengkonfirmasi kekhawatiran mereka akan bahayanya bakteri kebal antibiotik dalam operasi-operasi rutin.
Pejabat kepala medis Inggris menyebut masalah ini sebagai “bom waktu” yang bisa meledak seawaktu-waktu..

Dalam laporan ini, sebuah tim ilmuwan dari sejumlah lembaga Amerika yang berbeda, memperkirakan bahwa sebanyak setengah dari semua bakteri yang menyebabkan infeksi setelah operasi di AS, kebal terhadap antibiotik.

Mereka juga memperkirakan bahwa satu dari empat infeksi yang diobati dengan antibiotik setelah perawatan kemoterapi, sekarang kebal terhadap obat.

Untuk laporan tersebut, peneliti melihat apa yang bisa terjadi pada orang yang memiliki operasi umum dan sedang dirawat karena kanker dengan kemoterapi, jika resistensi antibiotik meningkat sepertiga – sejalan dengan tren saat ini.

Mereka menghitung bahwa di Amerika Serikat akan ada peningkatan sebsar 120.000 dalam jumlah infeksi dan 6.300 dalam jumlah kematian setiap tahunnya.

Penulis utama studi Prof Ramanan Laxminarayan, direktur dari Cenre for Disase Snamics, Economics, and Policy di Washington DC, mengatakan antibiotik adalah batu pondasi dari kedokteran modern namun pengurangan efektivitasnya adalah “suatu tantangan signifikan”.

Dia menjelaskan: “Bahaya dari resistensi antibiotik mengurangi nilai dari pengobatan modern.”

Dia mengatakan resistensi antibiotik sudah membunuh bayi yang baru lahir di negara berkembang dan sebagian besar orang tua di negara maju.
Dan sebagai penduduk lanjut usia meningkat, mereka akan menghadapi lebih banyak operasi dan lebih berisiko terkena infeksi, katanya.

Dia mendesak para ahli kesehatan masyarakat untuk mengeluarkan “strategi baru dalam pencegahan dan pengendalian resistensi antibiotik di tingkat nasional dan internasional”.

‘Melemahkan Pengobatan’

Prof Laura Piddock, direktur Antibiotic Actioni dan profesor mikrobiologi di University of Birmingham, sebelumnya telah memperingatkan potensi dari dampak resistensi antibiotik pada operasi rutin.

“Adalah baik untuk melihat bukti dari AS yang mendukung kekhawatiran serius ini bahwa resistensi antibiotik akan berdampak pada banyak bidang kedokteran, termasuk melemahkan pengobatan pasien kanker.”

Dia mengatakan dia berharap laporan itu akan menjadi ”’wake-up call’ yang keras untuk perusahaan-perusahaan farmasi” untuk meneliti dan mengembangkan pengobatan baru untuk infeksi bakteri.

“Tanpa pengobatan antibiotik, keberhasilan pasien dalam pengobatan kanker akan cenderung berkurang dan sangat tidak mampu untuk memetik keberhasilan dari pengobatan dan terapi-terapi baru yang dapat memperpanjang hidup penderita kanker,” katanya.

Namun, untuk saat inidi Inggris, belum ada tanda-tanda signifikan dari kegagalan antibiotik dalam mengendalikan infeksi setelah operasi rutin.

Sebaliknya, data menunjukkan bahwa tingkat infeksi Inggris sedikit berkurang, menurut laporan dari Dinas Kesehatan Masyarakat Inggris.

Tapi Prof Nigel Brown, Presiden dari the Mikrobiologi Society, mengatakan bahwa penelitian itu relevan dengan Inggris.

“Resistensi antibiotik adalah masalah global dan kemungkinan bahwa operasi rutin seperti penggantian pinggul dan operasi caesar elektif akan menjadi lebih jarang di Inggris, kecuali langkah-langkah diambil untuk mencegah penyebarannya.”

Manusia vs super bakteri (bakteri kebal antibiotik)

  • Superbakteri adalah ancaman utama atas kesehatan global di mana bakteri yang kebal terhadap berbagai jenis antibiotik, menyebabkan sekitar 400.000 infeksi dan 25.000 kematian di Eropa setiap tahun.
  • Ulah manusia mempercepat resistensi antibiotik pada bakteri, terutama di bidang pertanian dan kesehatan. Hampir 50% dari resep antibiotik sebenarnya tidak diperlukan.
  • Apakah kita menghadapi masa depan di mana batuk atau luka kecil bisa membunuh?

Diterjemahkan dari : http://www.bbc.com/news/health-34541253

DV-LOTTERY 2017 – Green Card Lottery

Capture

Untuk teman-teman di Indonesia, Green Card DV Lottery sudah dibuka dan akan berlangsung dari 1 Oktober – 3 November 2015.
Green Card DV Lottery adalah program Pemerintah Amerika untuk memberikan Permanent Resident secara cuma-cuma dan acak kepada warga dari berbagai negara.

website resmi dari pemerintah Amerika adalah :

www.dvlottery.state.gov

Mohon jangan tertipu oleh website website lain yang mempunyai domain .org atau .com. Website yang resmi hanya berasal dari domain name .gov

Semua website yang menjanjikan kemudahan atau bantuan atau prioritas dengan meminta bayaran adalah PALSU dan PENIPUAN.

Informasi anda malahan bisa diperjual belikan dan lebih parah lagi penipu bisa memakai informasi pribadi anda.

Waspadalah terhadap penipuan Green Card – sumber http://indonesian.jakarta.usembassy.gov/id/visas.html

Banyak orang telah menerima email yang menyatakan bahwa mereka telah memenangkan green card. Email tersebut bukan dari pemerintah AS. Email ini adalah penipuan. Jangan mengirim uang kepada siapa pun dan jangan menjawab email tersebut, hapus saja.

Pemerintah AS tidak memberitahukan pemohon visa lotre memperoleh kemenangannya melalui email. Sejak 2011 semua pemohon dapat mengecek status permohonannya (Entry Status Check) melalui www.dvlottery.state.gov. Entry Status Check hanya satu-satunya cara dimana pemohon visa lotre akan diberitahu tentang hasil pemilihan untuk DV-2016. Sebagai tambahan, Entry Status Check akan menjelaskan bagaimana pemohon yang berhasil dapat melanjutkan aplikasi permohonan visanya. Prosedur yang benar dijelaskan dalam Insktruksi DV Lotre 2016 “Pemilihan Pemohon”.

Selamat Mencoba !

Bahkan Ateis-pun Secara Intuitif Percaya Akan Adanya Pencipta

MTMwNzgzNTIyNjE2MDIyMjkw
Oleh TOM JACOBS

Penelitian baru menunjukkan melihat alam sebagai sengaja diciptakan adalah pengaturan default kita.

Sejak Darwin mengungkapkan teorinya, secara bertahap bukti-bukti menumpuk untuk menolak pemikiran bahwa alam adalah produk dari seorang tuhan atau sebuah pencipta lainnya. Namun keyakinan ini tetap nyata bersarang di otak manusia.

Betapa yakin-nya adalah subjek dari penelitian yang baru saja diterbitkan, yang mana menemukan bahwa, meskipun mereka yang menamakan dirinya Ateis, secara naluriah, memikir bahwa fenomena alam adalah sesuatu yang sengaja diciptakan.

Temuan tersebut “menunjukkan bahwa ada kecenderungan alami yang sangat berakar untuk melihat bahwa alam semesta adalah hasil suatu perancangan,” tulis tim riset yang dipimpin oleh Elisa Järnefelt dari Newman University. Mereka juga memberikan bukti bahwa, dalam kata-kata para peneliti, “agama tanpa-keyakinan (ateis) adalah suatu pandangan yang harus diusahakan. ”

Dalam jurnal Cognition, Järnefelt dan rekan-rekannya menjelaskan tiga studi yang dilakukan di Universitas Boston, yang pertama melibatkan 352 orang dewasa di Amerika Utara direkrut secara online. Semua peserta ditampilkan serangkaian 120 foto, termasuk pemandangan alam dan artefak buatan manusia.

Mereka diinstruksikan untuk menilai apakah “benda dalam foto tersebut adalah sengaja dirancang oleh sesuatu” dengan menekan tombol yang ditunjuk “ya” atau “tidak.” Kira-kira setengah dari peserta melakukannya di bawah “kondisi cepat”, di mana mereka hanya mempunyai waktu tidak lebih dari 865 milidetik untuk menanggapi setiap foto.

Tidak mengherankan, para peneliti menemukan bahwa “peserta yang beragama” mempunyai kecenderungan dasar untuk menganggap alam sebagai hasil ciptaan lebih tinggi daripada rekan-rekan mereka yang tidak beragama. Lebih penting lagi, merek juga menemukan bahwa peserta yang tidak beragama “sangat umum untuk mengidentifikasikan fenomena alami sebagai sengaja dibuat/hasil ciptaan” ketika “mereka tidak mempunyai cukup waktu untuk menyensor pemikiran mereka. ”

Hasil penelitian menunjukkan bahwa “kecenderungan untuk menafsirkan makhluk hidup dan alam sekeliling-nya sebagai suatu hasil rancangan didapat dari proses kognitif otomatis/alami, bukan karena secara eksplisit mempunyai agama/keyakinan.”

Studi kedua menggunakan prosedur yang sama seperti yang pertama, tetapi peserta melibatkan 148 orang dewasa di Amerika Utara “yang direkrut melalui daftar e-mail dari organisasi ateis dan asosiasi non-agama lain.”

Hasil mencerminkan hasil-hasil dari studi pertama, bahwa “dalam kondisi yang tergesa-gesa (secara naluri), ketika menilai alam sekeliling nya, ateis mempunyai tendensi untuk menganggap alam adalah hasil ciptaan dari suatu makhluk bukan manusia .”

Studi ketiga atas orang-orang non-religius dari Finlandia, sebuah negara di mana ateisme “bukan masalah, dan di mana budaya ketuhanan tidak sekental seperti di AS” menghasilkan hasil yang sama.

“Intuisi akan adanya Pencipta tertanam sangat dalam,” para peneliti menyimpulkan, “Bahkan tidak mengendur dalam mereka yang tidak memiliki komitmen agama secara eksplisit dan, bahkan, di antara mereka yang berusaha menolak agama secara aktif.”

Jadi “ateis yang sejati mungkin sangat jarang di antara orang dewasa, berbeda anggapan sebelumnya,” s Järnefelt dan rekan-rekannya menjelaskannya. Hal ini, menurut mereka, membantu menjelaskan mengapa begitu banyak orang salah paham akan teori evolusi.

Kita cenderung untuk menyerap ” informasi ilmiah yang baru dipelajari” ke dalam sistem kepercayaan yang sudah ada, para peneliti mencatat. Dalam hal ini, pemikiran sintesis tersebut menuju pada gagasan yang keliru bahwa seleksi alam (natural selection) adalah “hasil rancangan yang setengah-sengaja oleh suatu kekuatan yang memberikan hewan ciri-ciri fungsional yang mereka butuhkan untuk bertahan hidup. ”

Jadi anggota gerakan ateisme baru tidak perlu terlalu sombong bahwa ide-ide mereka akhirnya akan menang. Dan pendidik sains yang mencoba untuk menanamkan dasar-dasar teori evolusi harus menemukan cara untuk melakukannya, sambil menyadari kecenderungan naluriah siswa mereka untuk menanggap adanya suatu pencipta.

Di adaptasi dari
http://www.psmag.com/nature-and-technology/even-atheists-intuitively-believe-in-a-creator

Penelitian Terbesar Tentang Usia Orang Tua Dan Autism Menemukan Resiko Terhadap Ibu Berusia Remaja

Penelitian tersebut juga mengungkapkan risiko dengan kesenjangan yang lebar antara usia bapak dan ibu; penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami penybebnya

parental_age_hero

Penelitian multinasional terbesar yang pernah dilakukan tentang usia orang tua dan risiko autisme menemukan tingkat autisme meningkat di antara anak-anak dengan ibu yang berusia remaja dan anak-anak yang orang tuanya memiliki perbedaan usia yang besar antara ibu dan ayah. Penelitian ini juga menegaskan bahwa orang tua yang lebih tua memiliki risiko lebih tinggi memiliki anak dengan autisme. Analisis ini melibatkan lebih dari 5,7 juta anak di lima negara.

Penelitian yang didanai oleh Organisasi Autism Speaks, dipublikasikan secara online dalam jurnal Molecular Psychiatry.

“Meskipun telah banyak penelitian yang kita lihat tentang autisme dan usia orang tua sebelumnya, penelitian ini tidak seperti yang lain,” kata rekan penulis Michael Rosanoff, Direktur Penelitian Kesehatan Masyarakat dari oganisasi Autism Speaks. “Dengan menghubungkan pendaftar kesehatan nasional di lima negara, kami membuat kumpulan data terbesar di dunia untuk meneliti faktor-faktor yang meningkatkan risiko autisme. Banyaknya data memungkinkan kita untuk melihat hubungan antara usia tua dan autisme pada resolusi yang lebih tinggi – seumpama di bawah mikroskop”.

“Meskipun usia tua adalah faktor risiko untuk autisme, penting untuk diingat bahwa, secara keseluruhan, mayoritas anak-anak yang lahir pada orang tua yang berumur tua atau muda orang akan berkembang secara normal,” tambah rekan penulis Sven Sandin. Dr Sandin, seorang ahli epidemiologi medis, bekerja di Mount Sinai School of Medicine, di New York, dan Swedia Karolinska Institute.

Laporan ini didasarkan pada penelitian yang lebih luas dari Kolaborasi Internasional untuk Autisme Registry Epidemiologi (iCARE). Autism Speaks merupakan pendukung utama iCARE, dengan tujuan lebih memahami faktor-faktor yang dapat menambah atau mengurangi resiko autisme.

Meskipun penelitian sebelumnya telah mengidentifikasi hubungan antara orang tua usia lanjut dan risiko autisme, banyak aspek dari asosiasi tersebut masih belum jelas. Misalnya, beberapa studi menemukan peningkatan risiko dengan ayah yang lebih tua tetapi tidak pada ibu.

Tujuan dari studi baru ini adalah untuk menentukan apakah peningkatan atas usia ibu atau ayah secara independen meningkatkan risiko autisme – dan sejauh mana masing-masing dapat meningkatkannya.

Didukung oleh dana penelitian dari organisasi Autism Speaks, tim iCare melihat tingkat autisme antara 5,0766,794 anak – termasuk lebih dari 30,000 anak autis – di Denmark, Israel, Norwegia, Swedia dan Australia Barat. Anak-anak tersebut lahir antara tahun 1985 dan 2004. Para peneliti memantau perkembangan mereka antara tahun 2004 dan 2009, juga memeriksa catatan kesehatan nasional untuk diagnosa autisme.
Dalam analisis mereka, para peneliti mengidentifikasi dan mengontrol pengaruh-pengaruh lainnya yang berhubungan dengan usia yang mungkin mempengaruhi risiko autisme. Ketika memisahkan pengaruh usia ibu terhadap usia ayah, mereka juga menyesuaikan dengan potensial pengaruh dari usia orang tua (orang tua angkat) lain.

“Setelah menemukan bahwa semua risiko antara usia ayah, usia ibu dan kesenjangan umur antar orang tua mempengaruhi autis secara independen, kita menghitung aspek mana yang paling penting,” Dr. Sandin menambahkan. “Kesimpulannya adalah usia orang tua, meskipun kesenjangan usia juga memberikan kontribusi yang signifikan. ”

Secara khusus penelitian ini menemukan:

  • Tingkat Autisme menjadi 66 persen lebih tinggi di antara anak-anak yang terlahir dari ayah yang berusia lebih dari 50 tahun dibandingkan mereka yang lahir dari ayah berusia 20-an. Tingkat Autisme adalah 28 persen lebih tinggi ketika ayah berada di usia 40-an dibandingkan 20-an.
  • Tingkat Autisme menjadi 18 persen lebih tinggi di antara anak-anak yang lahir dari ibu remaja dibandingkan mereka yang lahir dari ibu yang berusia 20-an.
  • Tingkat Autisme adalah 15 persen lebih tinggi pada anak-anak yang lahir dari ibu di usia 40-an, dibandingkan dengan mereka yang lahir dari ibu berusia 20-an
  • Tingkat Autisme menjadi lebih tinggi bila kedua orang tua berusia senja, sejalan dengan apa yang diharapkan jika usia masing-masing orang tua berkontribusi terhadap risiko.
  • Tingkat Autisme juga meningkat setara dengan melebarnya kesenjangan antara usia ke dua orang tua. Angka ini tertinggi bila ayah berusia antara 35 dan 44 tahun dan pasangannya lebih muda 10 tahun atau lebih. Sebaliknya, peningkatan terlihat pada ibu berusia 30-an dan pasangannya lebih muda 10 tahun atau lebih.

Peningkatan resiko yang terkait dengan ayah yang berusia lebih dari 50 tahun konsisten dengan gagasan bahwa peningkatan mutasi genetik pada sperma sejalan dengan peningkatan usia manusia dan bahwa mutasi ini dapat berkontribusi terhadap perkembangan autisme. Sebaliknya, faktor risiko yang terkait dengan usia ibu tetap belum terjelaskan, juga dengan faktor yang berkaitan dengan kesenjangan yang besar antara usia ibu dan ayah.

“Hasil-hasil ini menunjukkan bahwa adanya beberapa mekanisme berkontribusi pada hubungan antara usia orangtua dan risiko ASD,” para penulis menyimpulkan.

“Ketika kami pertama kali melaporkan bahwa usia tua ayah meningkatkan risiko autisme, kami menyarankan bahwa mutasi mungkin menjadi penyebabnya,” catatan penulis Abraham Reichenberg. “Penelitian genetika kemudian menunjukkan bahwa hipotesis ini benar. Dalam studi ini, kami menunjukkan untuk pertama kalinya bahwa risiko autisme berhubungan dengan kesenjangan antara usia orang tua. Penelitian di masa depan harus melihat ke dalam ini untuk memahami mekanismenya.” Dr. Reichenberg adalah seorang neuropsikolog dan ahli epidemiologi dari Mount Sinai School of Medicine, di New York City.

Jawaban tersebut adalah salah satu tujuan dari proyek MSSNG (diucapkan “hilang”) dari organisasi Aurism Speak. MSSNG, inisiatif pemetaan sekuen genom Autism yang terbesar di dunia, menyediakan komunitas riset autisme dengan data genom dan peralatan yang diperlukan untuk menemukan penyebab dan potensi perawatan individual pada autisme.

Di terjemahkan dari:
https://www.autismspeaks.org/science/science-news/large-study-parent-age-autism-finds-increased-risk-teen-moms

Throwback Thursday

Komik yang saya gambar ketika masih di universitas.

02_26_00

Bagaimana Menjadi Pembicara Publik yang Lebih Baik Berdasarkan Tipe Kepribadian Anda

presenter-typeslarge

Gavin McMahon, salah seorang pendiri fassforward, grup konsultan dan strategi komunikasi di New Yorkberpendapat bahwa suatu kesalahan mendasar kalau tips untuk presentasi dibuat satu tip untuk semuanya.

Dia menghabiskan tujuh tahun terakhir untuk mengumpulkan data dari pekerjaan perusahaannya dengan klien seperti Microsoft dan Estee Lauder. Dia menyimpulkan bahwa presenter alami memiliki cara yang berbeda dalam memPrioritaskan kata-kata, gambar, dan struktur, dan bahwa kecenderungan ini menghasilkan enam jenis yang berbeda dari presenter.

Sementara pembicara yang berpengalaman dapat memanfaatkan teknik jenis apapun, McMahon menemukan bahwa setiap speaker dimulai sebagai salah satu dari enam tipe tersebut, dan ia percaya bahwa pembicara amatir harus memulai dengan Kekuatan bawaan mereka dan kemudian mulai memperbaiki Kelemahan mereka.

  1. Tipe Pelatih

    Prioritas: Gambar, Kata-kata, Struktur

    Kekuatan: Tipe Pelatih memenangkan pendengarnya dengan semangat dan energi mereka. Mereka luar biasa dalam hal role-playing (memakai sandiwara) dan berinteraksi dengan audiens mereka. “Mereka adalah pembicara yang sangat animatif, mondar-mandir dan menunjuk,” kata McMahon, mengacu pada cara mereka dapat mengkomunikasikan pengalaman mereka sendiri.

    Kelemahan: Tipe Pelatih mungkin begitu antusias kadang mereka bergerak terlalu cepat untuk penonton, sehingga tidak memberi mereka waktu untuk menyerap ide-ide. Mereka juga bisa terpengaruh dengan energi mereka akan suatu subjek dan kehilangan arah pembicaraan.

    Untuk menghindari masalah ini, McMahon menyarankan jenis presenter seperti ini, untuk mempersiapkan dengan cara berfokus pada dua atau tiga pesan konkret yang ingin mereka sampaikan sehingga mereka tetap di jalur. Dia mengatakan dia mengamati tipe pembicara pelatih mempunyai “contekan” dengan pesan-pesan ini untuk menjaga agar mereka agar tetap awas dan tidak ngelantur. Ini diperlukan bagi Tipe Pelatih untuk menyadari fakta bahwa mereka berada di tingkat yang berbeda dari penonton mereka, baik dari segi energi dan pengetahuan tentang topik tertentu.

  2. Tipe Penemu

    Prioritas: Gambar, Struktur, Kata

    Kekuatan: Tipe Penemu sangat menyukai slideshow untuk presentasi karena mereka memahami bagaimana tesis harus disajikan dan kemudian menjelaskan. Mereka akan mulai dengan beberapa poin yang mereka ingin sampaikan dan kemudian membangun rangka di sekitar poin-poinnya. Mereka biasanya paling nyaman dalam Q & A setelah presentasi karena memungkinkan mereka untuk mengekspresikan diri dan terbebas dari kendala kinerja.

    Kelemahan: Dasarnya, memberikan presentasi bukanlah hal yang nyaman bagi mereka. Hal terburuk bagi Tipe Penemu yaitu mencoba untuk menghafal suatu skrip karena mereka akan menjadi khawatir untuk mengingat detail detail yang kecil dan kata-kata yang tepat.

    Sebaliknya, mereka mahir dalam menggunakan slide sebagai “batu loncatan,” dengan kiu-kiu untuk bagaimana mereka harus melanjutkan. Kiu ini bisa catatan singkat atau gambar yang memicu ide-ide dan mengharuskan pembicara hanya memberikan lirikan ke slide daripada jatuh ke dalam perangkap membaca teks di depan pendengar mereka, membuat semua orang tertidur.

  3. Tipe Konselor

    Prioritas: Kata-kata, Struktur, Gambar

    Kekuatan: Konselor adalah speaker fasih dan percaya diri. Mereka logis dan mudah diikuti.

    Kelemahan: Sebagai “orang-orang yang banyak kata-kata”, Tipe Konselor memiliki kecenderungan untuk menjadi “sangat kering dan klinis,” kata McMahon.

    Dia mengatakan kliennya dengan tipe ini untuk sngaja memasukkan anekdot dalam presentasi mereka, yang memungkinkan mereka untuk menggunakan kefasihan berpidato mereka untuk melibatkan audiens mereka pada tingkat yang sama.

  4. Tipe Pendongeng

    Prioritas: Kata-kata, Gambar, Struktur

    Kekuatan: Tipe Pendongeng “berbicara dengan perasaan dan irama” dan tidak memiliki masalah menarik penonton dengan cerita yang mendalam dan menghibur.

    Kelemahan: McMahon mengatakan bahwa salah satu mantan kliennya yang menyajikan dengan cara ini adalah CEO dari sebuah organisasi periklanan global dan secara alami nyaman di atas panggung.
    McMahon mengingat peristiwa tertentu ketika, setelah pidato tersebut, ia meminta penonton apa pendapat mereka tentang presentasi tersebut dan apa tujuannya; semua orang mengatakan mereka senang mendengarkan cerita-cerita Si CEO, tapi tidak ada yang benar-benar tahu apa yang dia maksudkan.

    Hal ini karena Tipe Pendongeng perlu untuk mengembangkan presentasi yang berfungsi sebagai “peta” logika yang memandu mereka melalui tesis tertentu. Mereka harus meninggalkan ruang di antara slide-slide petunjuk untuk membagi anekdot.

  5. Tipe Pengajar

    Prioritas: Struktur, Kata-kata, Gambar

    Kekuatan:Tipe Pengajar unggul dalam menjelaskan ide-ide kompleks dalam langkah-langkah logis. Mereka sangat berhati-hati tentang mengengembangkan presentasi mereka bahwa mereka bisa menghafal informasi dalam jumlah besar.
    Kelemahan: Tipe Pengajar dapat menjadi begitu terfokus pada ide-ide dan slide mereka mereka sehingga mengabaikan audiens mereka. “Mereka bisa berlatih di ruang kosong dan kemudian hadir di depan 500 orang dengan gaya bicara yang sama,” kata McMahon.

    Guru dapat menghindari menjadi terlalu membosankan dengan menambahkan presentasi visual yang sederhana dan menarik bagi slideshow mereka, serta beberapa humor. McMahon mengatakan bahwadia bekerja sama dengan seorang profesor ekonomi New York untuk mengembangkan gaya yang efektif di mana si profesor akan memasukkan komik lucu dalam presentasi nya yang terkait dengan materi pelajaran, membiarkan komik tersebut menyolok, sehingga mata siswanya tidak menerawang.

  6. Tipe Produser

    Prioritas: Struktur, Gambar, Kata

    Kekuatan: Jenis presenter seperti ini dapat membuat presentasi yang teliti dan terstruktur dengan baik dari awal sampai akhir. Mereka unggul dalam menentukan bagaimana “isi” dari presentasi mereka akan terpapar. Mereka adalah “produser” karena mereka ingin bekerja di belakang layar.

    Kelemahan: Meskipun slideshow atau sambutan tertulis mungkin sangat baik, mereka memiliki kecenderungan untuk terdiam dan terbata-bata dalam presentasi mereka karena mereka tidak nyaman berpikir secara spontan di depan sekelompok orang.

    Produsen dapat membangun rasa percaya diri dengan berlatih pada awal presentasi mereka untuk menarik perhatian penonton, dan kemudian mempertahankan perhatian dengan cara memasukkan beberapa pertanyaan retoris. McMahon mengatakan bahwa produser harus memilih mempresentasikan poin pembicaraan daripada paragraf teks yang besar, tetapi masukkan sebanyak mungkin kiu ke dalam presentasi untuk menghindari kecemasan karena harus berimprovisasi.

Tipe Pembicara Seperti Apakah Anda ? Ambil survey nya di sini (dalam Bahasa Inggris)

5 Prosedur Medis Yang Belum Tentu Anda Perlukan

78cf23ceeca73a3215d786fc69907e45a2d1ae96
Oleh : Laura Tedesco

Sama seperti Anda berharap montir mobil anda hanya menyarankan tune-up yang mobil anda benar-benar butuhkan, demikian juga Anda mengharapkan dokter Anda hanya menyarankan prosedur yang benar-benar tubuh Anda butuhkan. Tetapi, mengkhawatirkan, hal itu tidak selalu terjadi – dari sebuah survey di tahun 2014, 73 persen dari dokter mengatakan dokter-dokter pada umumnya menyarankan test atau prosedur yang tidak diperlukan sedikitnya sekali dalam seminggu.

Alasan utama para dokter yang disurvei dikutip: takut digugat. “Kadang-kadang dokter akan memesan tes atau bahkan melakukan prosedur hanya untuk memastikan bahwa tidak ada yang bisa menuduh mereka tidak melakukan keseluruhan ,” kata Richard A. Deyo, MD, seorang profesor kedokteran evidence-based di Oregon Health & Science University dan penulis dari “Hope or Hype: The Obsession With Medical Advances and the High Cost of False Promises.” (Bahkan, 91 persen dokter mengatakan bahwa reformasi hukum malpraktik akan mengurangi tes dan prosedur yang tidak perlu.)

Tapi ada juga unsur kasih sayang yang berperan: Ketika pasien benar-benar mengharapkan kesembuhan, dokter ingin memberikannya – walaupun mungkin tidak selalu ada. “Kami cenderung untuk mencari solusi yang ajaib,” kata Deyo. Itu mungkin berarti melakukan operasi yang tidak perlu (atau bahkan tidak efektif) – keputusan yang juga dapat memiliki motif keuangan. “Dalam situasi asuransi saat ini, kebanyakan dokter dibayar lebih untuk melakukan lebih,” katanya. “Jadi tidak banyak insentif untuk mengirit.”

Tentu saja, tidak semua dokter secara sadar mencoba untuk mengarahkan Anda ke arah perawatan yang tidak perlu. Tapi itu tidak berarti Anda harus menerima setiap perawatan yang ditawarkan. “Sikap skeptis selalu baik,” kata Deyo. “Pasien harus mengajukan pertanyaan.” Anda harus sangat ingin tahu jika diresepkan dokter salah satu dari lima prosedur berikut:

  1. Artroskopi lutut
    Jika Anda memiliki osteoarthritis lutut, dokter mungkin menyarankan operasi arthroscopic untuk menghalsukan tulang rawan yang bengkak dan kasar dan mengganti cairan sendi yang mengandung bahan kimia penyebab inflamasi, kata Deyo. Apa yang dulunya terdengar seperti cara yang menjanjikan untuk memerangi rasa sakit sebenarnya mungkin tidak ada gunanya: Dalam dua uji coba terkontrol secara acak, pasien menerima baik arthroscopy lutut atau prosedur palsu. “Mereka pada dasarnya menempatkan arthroscope di lutut tetapi tidak benar-benar melakukan perbaikan,” kata Dr Jeremy Sussman, yang bertugas di gugus tugas the Society of General Internal Medicine’s Choosing Wisely pada 2013.
    Kedua studi menemukan bahwa arthroscopy lutut tidak lebih bermanfaat daripada prosedur plasebo. Bahkan, salah satu penelitian, yang diterbitkan dalam New England Journal of Medicine, menunjukkan bahwa operasi tidak menambahkan manfaat apapun untuk rejimen terapi fisik dan medis (seperti obat-obatan nyeri) yang terencana.

  2. Pengambilan Gambar untuk Sakit Pinggang Bawah yang Baru
    Kami mengerti: Sakit punggung adalah menyebalkan. Dan ketidaknyamanan dapat dengan mudah mendorong Anda untuk mencoba apapun yang dokter anjurkan. Tapi sebagai ingatan: Menjalani MRI atau X-ray untuk kasus baru nyeri punggung bawah hanya dapat menyebabkan Anda menyusuri jalan perawatan yang tidak perlu.

    Sakit punggung bawah adalah sangat umum, penyebabnya biasanya tidak parah, dan rasa sakit akan sering hilang dengan sendirinya, kata Sussman. Tetapi jika Anda menjalani scan, Anda dapat mendapat pemikiran yang berbeda: “Masalahnya adalah bahwa banyak orang yang normal, dan bebas rasa sakit memiliki scan MRI yang buruk – misalnya, hal-hal seperti tonjolan atau rapuhnya piringan sendi sebenarnya adalah yang tanda penuaan, setara dengan kerutan atau uban, “kata Deyo.

    Ketika ini hasil yang menakutkan ini muncul di scan, “Baik dokter dan pasien dapat menjadi khawatir,” katanya. “Itu mungkin memicu urutan tes-tes dan perawatan-perawatan yang benar-benar tidak sangat membantu.”
    Hasilnya? Penggunaan pengambilan gambar yang berlebihan untuk nyeri punggung bawah dapat berkontribusi pada dua sampai tiga kali lipat tingkat bedah yang terpantau dalam beberapa tahun terakhir, menurut sebuah makalah di Journal of Orthopaedic Terapi Fisik & Olahraga.

    Jadi, kapan Anda seharusnya di scan? Jika sakit punggung Anda disertai dengan penurunan berat badan, Anda berusia 65 atau lebih tua, Anda baru saja mengalami infeksi atau mengambil steroid, atau Anda memiliki riwayat kanker, maka nyeri pinggang Anda bisa menjadi tanda sesuatu yang serius, kata Sussman. Dalam kasus tersebut, MRI atau X-ray dibenarkan, karena itu penting untuk menentukan penyebab rasa sakit Anda.

  3. Test Ketahanan Jantung Cardiac Stress Test
    Stress test sebenarnya dirancang untuk mengukur kemampuan jantung Anda untuk memikul beban: Anda berolahraga di treadmill atau sepeda stasioner, dan dokter memonitor hal-hal seperti denyut jantung dan tekanan darah. Semuanya terdengar sangat baik, kan? Satu masalah: “Stress test sangat tidak akurat dan tentu saja dapat mengelabui,” kata Deyo. “Ada hasil positif palsu dan negatif palsu. Jadi pasien mungkin diyakinkan dengan hasil palsu atau khawatir dengan hasil tes palsu. ”

    Dalam sebuah studi di Annals of Surgery 2013, peneliti menemukan bahwa jumlah stress test yang tidak perlu sebelum operasi – misalnya, pada orang tanpa faktor risiko untuk masalah jantung – terus meningkat pada pasien yang lebih tua. “Umur bukanlah satu alasan untuk mendapatkannya,” kata Sussman. “Dan juga bukan untuk operasi yang berisiko rendah – sebagai contoh, jika seseorang akan menjalani operasi katarak, mereka hampir tidak pernah membutuhkan stress test.”

    Bukan hanya melakukan pra-operasi stress test yang tidak perlu: Dokter-dokter juga mungkin secara berlebihan melakukan test tersebut untuk pasien dengan nyeri dada. Meskipun stress test adalah kunci untuk pasien dengan nyeri dada yang berhubungan dengan penyakit jantung, mereka kurang bermanfaat bagi orang-orang dengan nyeri dada yang disebabkan oleh masalah muskuloskeletal atau gastrointestinal, kata Deyo. Namun, jika dilakukan pada pasien ini, mereka mungkin akan memaksa dokter untuk melakukan perawatan tindak lanjut yang tidak perlu.

  4. Fusi Tulang Belakang Kompleks Complex spinal fusion
    Jika Anda memiliki stenosis tulang belakang (penyempitan tulang belakang), dokter dapat mengusulkan solusi yang drastis: menyatukan dua vertebra Anda. Dan studi JAMA atas klaim Medicare menunjukkan terjadinya peningkatan frekuensi: Meskipun tingkat keseluruhan operasi pada pasien yang lebih tua dengan stenosis tulang belakang menurun selama masa studi lima tahun, tingkat prosedur fusi kompleks meningkat 15 kali lipat.

    Mengapa itu mengkhawatirkan: “Bagi sebagian besar pasien, operasi sederhana adalah semua yang mereka butuhkan – yaitu, hanya operasi sejenis dekompresi,” kata Deyo. Kompleksitas bukanlah satu-satunya cara di mana prosedur tersebut berbeda: biaya Spinal fusion hampir 3,5 kali lebih banyak dari operasi dekompresi, menurut studi JAMA.

    Jadi mengapa menganjurkan untuk melakukan operasi besar? Dokter sering menggunakan sekrup dan penyangga untuk menahan tulang-tulang di tempat sementara tulang belakang mengalami proses penyembuhan – dan sayangnya, mereka mungkin dipengaruhi oleh penjual alat-alat tersebut. “Perangkat-perangkat tersebut telah secara agresif dipasarkan, karena itu sangat menguntungkan,” kata Deyo. “Para produsen berusaha dengan keras untuk meyakinkan ahli bedah, di hampir semua keadaan, agar mereka seharusnya melakukan fusi.”

  5. Pemeriksaan Panggul Tahunan
    Hampir 70 persen dari ginekolog percaya pemeriksaan panggul merupakan cara yang efektif untuk menyaring kanker ovarium, menurut sebuah studi 2012 di Preventive Medicine. Namun awal tahun ini, American College of Physicians (ACP) mengeluarkan pedoman baru: ujian panggul (Pelvic Exam> – cek genital yang dilakukan ginekolog dengan spekulum – seharusnya tidak lagi dilakukan pada wanita asimptomatik yang tidak hamil. (Catatan: Ini tidak termasuk Pap smear.)

    Ini hanya kasus di mana kerugian lebih besar daripada manfaat yang dirasakan: Ujian tersebut sangat memalukan dan berpotensi menyakitkan bagi pasien, dan metode tersebut sangat tidak akurat untuk mendiagnosa kanker ovarium atau vaginosis bakteri, menurut ACP.

Penemuan Segel Pemerintahan yang Terbuat dari Tanah Liat Mendukung Keberadaan Raja Daud dan Salomo dari Alkitab, Pendapat Para Ahli Arkeolog

Sebuah tim dari  Mississippi State University menemukan bulla, atau segel tanah liat kuno, di situs penggalian di Israel selatan musim panas lalu. Temuan ini menganjurkan bukti kegiatan pemerintah pada abad ke-10 SM, saat banyak ahli mengatakan kerajaan tidak mungkin ada di wilayah tersebut.

Sebuah tim dari Mississippi State University menemukan bulla, atau segel tanah liat kuno, di situs penggalian di Israel selatan musim panas lalu. Temuan ini menganjurkan bukti kegiatan pemerintah pada abad ke-10 SM, saat banyak ahli mengatakan kerajaan tidak mungkin ada di wilayah tersebut.

Tanggal:
16 Desember 2014

sumber:
Mississippi State University

Enam segel tanah liat resmi ditemukan oleh tim arkeologi Mississippi State University di sebuah situs kecil di Israel menawarkan bukti yang mendukung keberadaan Raja-raja Alkitab Daud dan Salomo.

Banyak sarjana modern menganggap Daud dan Salomo sebagai tokoh mitologis dan percaya tidak ada kerajaan bisa ada di wilayah tersebut pada saat Alkitab menceritakan kegiatan mereka. Penemuan baru memberikan bukti bahwa beberapa jenis kegiatan pemerintah dilakukan di sana pada periode tersebut.

Jimmy Hardin, profesor di MSU Departemen Antropologi dan Budaya Timur Tengah, mengatakan bulla tanah liat ini digunakan untuk menutup korespondensi resmi sama seperti segel lilin yang digunakan pada dokumen resmi pada periode selanjutnya.

Hardin, co-direktur Proyek Daerah Hesi, telah menggali setiap musim panas di Khirbet Summeily, situs sebelah timur dari Gaza di Israel selatan, sejak 2011. Temuan Hardin yang diterbitkan dalam edisi Desember 2014 dalam Near Eastern Archaeology.

“Hasil awal kami menunjukkan bahwa situs ini diintegrasikan ke dalam sebuah entitas politik yang ditandai oleh aktivitas elit, menunjukkan bahwa suatu negara sudah terbentuk di abad ke-10 SM,” kata Hardin. “Kami sangat positif bahwa bulla ini berhubungan dengan Zaman Besi IIA, yang kita tanggalkan ke abad 10 SM, dan yang memberikan dukungan umum untuk kebenaran sejarah Daud dan Salomo sebagaimana tercatat dalam teks-teks Alkitab Ibrani.

“Ini tampaknya satu-satunya contoh bulla yang diketemukan dari abad ke-10, sehingga membuat penemuan ini unik,” katanya.

Temuan tersebut memeberikan kontribusi yang signifikan terhadap perdebatan dalam komunitas arkeologi tentang apakah pemerintah atau negara ada pada awal Abad Besi. Artefak tersebut memberikan implikasi yang luas bagi meningkatnya jumlah ahli yang berpendapat bahwa organisasi politik terbentuk lebih kemudian daripada yang disarankan dari teks-teks Alkitab.

“Beberapa ahli teks dan arkeolog telah menghiraukan keandalan sejarah dari teks Alkitab mengenai raja Daud dan Salomo, seperti yang dicatat dalam Alkitab dalam kitab raja-raja dan kedua Samuel, yang diperkirakan para ahli terjadi sekitar Zaman Besi IIA atau abad ke-10 SM, “kata Hardin.

“Fakta bahwa bulla ini datang dari dokumen tertulis resmi yang disegel menunjukkan bahwa situs ini – yang terletak di luar batas dari batas wilayah manapun – terintegrasi pada tingkat yang jauh melampaui sekedar kehidupan sehari-hari,” katanya. “Seseorang setidaknya memiliki kegiatan baik politik atau administratif yang terjadi pada tingkat yang jauh melampaui sekedar wilayah pedesaan.”

Artikel dalam jurnal tersebut menjelaskan situs penggalian tersebut sebagai daerah perbatasan antara pusat-pusat Yehuda dan Filistin. Awalnya situs tersebut hanya diasumsikan sebagai situs pedesaan Zaman Besi kecil. Namun, penggalian dari bulla dan temuan arkeologis lainnya baru-baru ini menunjukkan tingkat organisasi politik yang sebelumnya dianggap tidak ada pada saat itu. “Kami percaya bahwa kumpulan dari sisa-sisa kebudayaan yang telah ditemukan di Summeily menunjukkan tingkat aktivitas politik-ekonomi yang tak terduga sampai sekarang, pada akhir Zaman Besi I dan awal Zaman Besi IIA,” pernyataan dari artikel jurnal. “Hal ini dapat disimpulkan jika mengintegrasikan data-data dari situs terdekat yaitu Hesi [situs lainnya yang lebih luas digali].

“Ini adalah pendapat kami, jika digabungkan bersama, penemuan tersebut mencerminkan kompleksitas dan integrasi politik yang lebih besar mencakup keseluruhan periode transisi Besi I / IIA daripada yang telah dipikirkan selama ini, sebagaimana para ahli cenderung mengabaikan kecenderungan keberadaan kompleksitas politik (misalnya, pembentukan negara) sebelum kedatangan bangsa Asyur di wilayah tersebut setelah abad 8 SM ”

Dua bulla yang ditemukan oleh tim Hardin memiliki impresi segel yang lengkap, dua lainnya memiliki impresi segel parsial, dan dua lainnya tidak memilikinya. Dua bulla yang menjadi hitam karena api. Salah satu bulla memiliki lubang yang terawat baik di mana benang digunakan untuk menutup dokumen setelah disegel. Impresi di bulla tersebut tidak mengandung tulisan.

Situs penggalian dipilih sehingga para peneliti bisa mempelajari dinamika perbatasan antara bangsa-bangsa Filistin dan Yudea di daerah yang sebelumnya ditanggalkan dari abad ke-10 SM. “Kami mencoba untuk mengidentifikasi dalam catatan arkeologi perbedaan antara Filistin dan Yehuda,” kata Hardin. “Mengapa ada perbatasan di daerah ini dan hanya pada waktu itu? Kami sedang berusaha untuk mempelajari proses apa yang terjadi sehingga ada pembentukan entitas politik. Dalam pertanyaan yang lebih besar, Anda memiliki sejumlah pertanyaan tentang apakah penemuan arkeologi sebanding dengan catatan sejarah dari teks, dan jika tidak sebanding, bagaimana kita meluruskan keduanya. ”

Semua Bulla ditemukan oleh tim tersebut di dalam lapisan dari bahan yang akan diuji oleh Center for Rock Magnetism di University of Minnesota yang didanai oleh National Science Foundation. Semua tanda-tanda diperiksa dan diberi tanggal oleh Christopher Rollston, seorang pakar epigrafi di Department of Classical and Near Eastern Languages and Civilizations di George Washington University.

Jeff Blakely dari University of Wisconsin-Madison adalah co-direktur Proyek Daerah Hesi dan telah mempelajari wilayah tersebut selama 40 tahun. Blakely menjelaskan bagaimana usia bulla ditentukan.

“Penanggalan kami untuk bulla tersebut didasarkan pada beberapa jenis bukti yang kami kombinasikan untuk menentukan periode abad ke-10 SM secara umum,” kata Blakely. “Gaya bulla, jenis tembikar-tembikar kuno yang ditemukan di konteks yang sama seperti bulla tersebut, jenis scarabs Mesir ditemukan, gaya jimat Mesir, dan keseluruhan stratigrafi atau lapisan-lapisan dari situs tersebut masing-masing mengusulkan tanggal abad ke-10.

“Selain itu, penanggalan archaeomagnetism, yang didasarkan pada kekuatan dan arah medan magnet bumi di masa lalu, juga menyarankan lapisan di mana bulla tersebut ditemukan berasal dari abad ke-10. Penelitian dan analisis lebih lanjut akan membetulkan penanggalan kami ke beberapa dekade bukan abad, “katanya.

Dari awal proyek, arkeolog telah mencoba untuk menentukan apa yang orang lakukan di wilayah Khirbet Summeily, kata Blakely.

“Beberapa generasi ahli telah menyarankan pertanian, tetapi selama beberapa tahun terakhir, kami telah perlahan-lahan menyadari bahwa manusia jarang bertani daerah ini,” katanya. “Itu padang rumput. Para gembala cenderung menggembalakan domba dan kambing di bawah perlindungan pemerintah mereka. Penemuan bulla ini selama musim panas sangat mendukung ide kami bahwa Khirbet Summeily adalah sebuah instalasi pemerintah.”

Google Mengembangkan Teknologi Nanopartikel Untuk Deteksi Kesehatan

double-helix-dna
Oleh Tim Higgins

Laboratorium penelitian Google mengatakan sedang mengembangkan teknologi nanopartikel yang dapat digunakan dalam waktu dekat untuk lebih mudah mendeteksi penyakit seperti kanker.

Nanopartikel akan ditelan, kemudian dikontrol untuk memantau masalah kesehatan dan dimonitor melalui perangkat eksternal, Andrew Conrad, kepala ilmu kehidupan Google, mengatakan hari ini di WSJDLive, sebuah konferensi teknologi di Laguna Beach, California.

“Jika Anda membeli mobil baru, mobil itu bisa memberi tahu kalau ban Anda kempes,” kata Conrad. “Sungguh menakjubkan betapa banyaknya sensor di tempat duduk mobil Anda. Mengapa tidak menggunakan sensor-sensor sebanyak itu untuk sesuatu yang lebih penting dari transportasi Anda? ”

Perusahaan Mountain View tersebut, yang berbasis di California telah mencari cara untuk meningkatkan kesehatan melalui penelitian laboratorium rahasia Google X. Perusahaan Internet ini telah bekerja sama dengan Novartis AG untuk mengembangkan lensa kontak yang dilengkapi sensor, yang bertujuan untuk membantu orang-orang dengan diabetes lebih mudah melacak kadar glukosa mereka, dan bulan lalu telah setuju untuk membeli perusahaan baru teknologi kesehatan Lift Labs untuk mengembangkan metode baru untuk memerangi penyakit neurodegenerative seperti Parkinson.

“Kami sedang berusaha untuk mencegah kematian dengan mencegah penyakit,” kata Conrad. “Pada dasarnya, musuh kita adalah kematian.”

Google telah menjalankan eksperimen-eksperimen dalam nanoteknologi, dan “aktif” mencari mitra untuk bekerja sama, katanya.

Teknologi Kecil

Nanoteknologi menggunakan materi dengan skala yang sebanding dengan diameter seuntai DNA, yang mana material-material dapat bereaksi secara berbeda ketika diekspos dengan cahaya, konduktifitas listrik, dan reaksi kimia . Para ilmuwan menggunakan properti-properti tersebut untuk menemukan pengobatan kanker baru, membuat mobil dan pesawat terbang ringan dan lebih kuat, dan mengembangkan energi alternatif.

Istilah ini diambil dari nanometer, unit pengukuran yang sepersatu miliar meter. Sehelai rambut manusia adalah 80.000 sampai 100.000 nanometer lebar.

Google telah melakukan percobaan di daerah “yang memberikan kita sedikit harapan,” kata Conrad. Sebagai contoh, perusahaan tersebut telah mampu “memfungsionalisasikan” nanopartikel, seperti menggunakan mereka untuk menemukan beberapa sel-sel kanker di antara satu juta sel-sel normal, katanya.

“Kita mungkin telah melakukan ratusan ribu percobaan mengeksplorasi parameter dari ikatan nanopartikel ,” katanya. Sementara masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan, katanya, “Kami pasti akan berharap bahwa dalam hitungan tahun, bukan puluhan tahun, teknologi ini dapat digunakan.”