PENYESALANKU YANG TERBESAR : KISAH CHRISTIE TENTANG KESELAMATAN DAN PENGAMPUNAN

20140304_my-biggest-regret-christie-s-story-of-salvation-and-forgiveness_banner_img

Christie dan suaminya adalah anggota dari gereja Mars Hill Bellevue. Ini adalah kisah Christie tentang bagaimana dia bertemu Yesus dan Dia mengubah hidupnya, diceritakan dalam kata-katanya sendiri.

Ini mungkin salah satu hal yang paling sulit yang pernah saya lakukan. Menceritakan penyesalan anda dengan dunia tidaklah mudah. Kita tak tahu apa yang orang akan pikirkan atau katakan tentang anda. Saya menceritakan penyesalan saya kepada 10.000 siswa melalui pekerjaan saya, tetapi itu hal yang mudah. Berbagi penyesalan saya dengan orang-orang yang saya cintai dan pedulikan adalah sesuatu yang jauh lebih sulit.

Tumbuh di keluarga saya yang luar biasa, saya diajarkan apa yang benar dan apa yang salah. Saya tahu persis apa yang seharusnya saya lsayakan dan apa artinya menjadi taat. Sepanjang masa kecil saya dan sampai masa-masa SMA, saya yang paling dianggap sebagai anak yang sangat baik dan taat. Saya mengikuti semua aturan, jujur , dan mematuhi otoritas saya. Saya memiliki hubungan yang sangat baik dengan orang tua saya dan saya berpikir tidak ada yang bisa membelokkan jalan hidup saya.

Setelah saya si kuliah, saya mampu untuk menjauh dari minuman keras dan obat-obatan. Saya tidak terlalu menyukai pesta-pesta dan saya suka bergaul dengan teman-teman dekat saja. Saya tampak percaya diri bagi kebanyakan orang. Kenyataannya adalah saya bergumul dengan gangguan makan dan saya sangat rendah diri. Saya ingin orang lain untuk menerima dan menyukai saya. Saya ingin menjadi cantik.

Saya ingat ketika berpikir bahwa pria mungkin akan menjadi jawaban untuk masalah rendah diri saya. Seorang pacar akan menjadi seseorang yang mencintai saya, menerima saya, dan membuat saya merasa cantik. Saya bukan tipe wanita yang akan pergi keluar mencari pacar, tetapi ketika pria mengejar saya, sangat sulit untuk mengatakan tidak

Beberapa tahun berlalu, saya menemukan diriku di beberapa hubungan yang berbeda. Saya akan mempertahankan hubungan-hubungan tersebut karena saya merasa itu adalah jawaban untuk semua rasa rendah diri saya. Tidak peduli bagaimana para pria tersebut memperlakukan saya selama mereka masih ingin bersama saya. Setiap hubungan selalu dimulai dengan hal yang sama. Para pria akan mengatakan betapa cantiknya saya dan mereka tidak akan mengecewakan saya. Sejalan dengan bulan berlalu, hal-hal perlahan-lahan akan mulai berubah. Saya bisa meraskaan mereka mulai menjauhi diri. Saya tidak lagi baru dan menarik.

Setiap kali ini hal ini mulai terjadi, saya akan melakukan semua yang saya bisa untuk membuatnya menjadiclebih baik. Kadang-kadang saya memilih untuk melakukan hal-hal yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya.

Kesucian seksual adalah sesuatu yang saya inginkan dari usia muda. Saya memakai cincin untuk mengingatkan saya tentang kesucian, menunggu untuk memiliki ciuman pertamaku sampai berusia 17 tahun, dan berjanji untuk menjaga diri sampai menikah. Pacar pertama saya dan saya menunggu selama dua tahun sebelum kami melakukan ciuman pertama kami. Kami telah menetapkan batas-batas yang kuat dan saya tidak berpikir kita akan pernah jatuh ke dalam dosa seksual. Setelah kami pergi ke perguruan tinggi, hal-hal mulai berubah. Dia mulai menekan saya untuk melakukan lebih jauh lagi sehingga mebuat saya tidak merasa nyaman. Pada awalnya saya menolak kuat, tapi akhirnya saya mulai mengalah. Saya begitu takut kehilangan dia. Saya meyakinkan diri saya bahwa hal-hal tersebut boleh-boleh saja asal tidak keterusan. Pada akhir hubungan kami, saya telah melakukan hampir semuanya kecuali bersenggama. Saya ingat perasaan bersalah yang mengerikan tersebut. Saya benar-benar hancur ketika kami putus, karena saya pikir saya akan menikah dengannya. Kemudian saya sadar bahwa ia tidak benar-benar mencintai saya sama sekali. Dia telah menyeleweng dan tidak jujur dengan saya. Pola ini berlanjut dalam hubungan berikutnya.

Saya memiliki beberapa penyesalan serius atas beberapa pilihan yang saya buat dengan pacar-pacar di perguruan tinggi, namun penyesalan terbesar dari semua yaitu membuat mereka sebagai tuhanku. Saya akan meninggalkan pergaulan dengan teman-teman saya untuk bergaul dengan para pria yang tidak benar-benar peduli pada saya. Saya akan berbohong kepada orang tua saya ketika mereka bertanya bagaimana keadaan saya. Saya melakukan semua yang saya bisa untuk tampil bahagia. Saya ingat akan melewati hari-hari saya dengan senyum di wajah agar bisa pulang dan menangis sampai tertidur.

Saya merasa begitu kosong dan saya merasa begitu sendirian. Saya terus-menerus dikelilingi oleh orang-orang dan dianggap ” populer “, tapi perasaan yang saya rasakan hampir tak tertahankan. Pada satu titik saya ingat meminta Tuhan untuk membawa saya pulang – jika itu yang diinginiNya. Saya bahkan tidak tahu jika Tuhan masih mengingini saya. Saya merasa sepertinya saya telah mengacaukan segalanya. Semua orang di kampong halaman tidak akan pernah percaya bahwa si manis Christie telah menjadi liar. Saya adalah seorangv gadis yang semua orang akan mengatakan selalu tetap tegar. Christie tidak akan pernah ( isi jawabannya di sini).

Setelah saat-saat terendah pada bulan Maret 2009, saya memutuskan bahwa sesuatu perlu berubah. Saya jatuh berlutut dan meminta Tuhan untuk mengampuni saya karena semua banyak kesalahan yang telah saya buat dalam beberapa tahun terakhir. Saya mengakui setiap dosa yang saya bisa ingat termasuk berbohong, dosa seksual, ketidaksopanan, dan mentuhankan orang. Setelah itu, saya menangis endiri selama 1 jam penuh di apartemenku. Saya akhirnya mulai merasa kedamaian dan saya tahu bahwa Tuhan telah mendengar teriakan saya. Dia SUDAH mengampuni saya dan Dia SUDAH mencintaiku. Dia tidak akan pernah berhenti mencintai saya. Saya ingat rasanya seperti beban berat diangkat dari bahu saya.

Beberapa jam selanjutanya beban besar lain mulai memembebani saya. Saya merasa Tuhan memberitahu saya bahwa saya perlu untuk bebas dan untuk bebas, saya perlu memberitahu orang tua saya, semua yang telah terjadi. Saya langsung mengatakan tidak! Tidak mungkin saya bisa memberitahu orang tua tentang semuanya. Saya yakin mereka akan mengeluarkan saya dari sekolah dan mengunci saya di kamar selama sisa hidup saya. Saya pikir mereka tidak akan pernah percaya padaku lagi. Lebih dari itu, saya tidak ingin menghancurkan hati mereka. Selama bertahun-tahun, mereka telah mengatakan kepada saya betapa bangganya mereka pada diri saya dan sekarang, saya hendak merusak itu semua.

Saya tidak tertidur sepanjang malam. Ketika hari pagi mulai terbit, saya merasa mual di perut. Saya menyadari bahwa saya harus menuruti Tuhan. Tanpa berpikir saya menekan nomor telepon orang tua saya. Ibuku menjawab pada dering kedua dan saya segera memintanya untuk meminta ayah di telepon juga. Saat itu juga saya menceritakan semuanya kepada mereka, termasuk dosa seksual saya. Ada keheningan di ujung sana dan semua yang saya bisa dengar adalah tangisan saya sendiri. Hal berikutnya yang saya dengar adalah ayah saya berkata, ” Saya mencintaimu. ” Hati saya benar-benar berhenti. Saya tidak percaya bahwa itu adalah respon pertamanya. Dia kemudian mengatakan bahwa dia sedang dalam perjalanan untuk menemui saya. Ayah saya tiba dua jam kemudian dan kami berbicara di dalam mobil selama dua jam berikutnya. Dia mengatakan kepada saya bahwa dia sangat senang saya meneleponnya dan bahwa selama ini ia telah berdoa untuk saya. Dia selama ini sebenarnya sudah tahu akan hal-hal yang tidak baik tersebut. Dia mengatakan kepada saya bahwa dia memaafkan kebohongan saya dan tidak ada alasan untuk menghukumku. Dia tahu hati saya berubah dan bahwa saya benar-benar menyesal. Dia juga menceritakan kepada saya bahwa pertobatan sejati bearti anda berubah. Anda tidak kembali ke kehidupan lama anda dengan bantuan Tuhan. Saya melihat Yesus dengan pandangan yang baru setelah hari itu. Ayahku mencontohkan pengampunan dengan cara yang nyata. Ayah saya membantu memberikan gambaran bagaimana Bapa Surgawiku yang penuh kasih untuk memaafkan saya. Ayah saya menunjukkan kasih Tuhan pada hari itu dengan cara yang tidak akan pernah saya lupakan.

Secara jujur saya katakan bahwa hidup saya berubah hari itu. Saya memutuskan bahwa hidup saya akan berbeda. Saya akan hidup untuk Tuhan. Dengan pertolongan Tuhan, saya tidak akan lagi membuat pilihan-pilihan buruk yang telah saya buat selama beberapa tahun terakhir. Tuhan telah mengampuni saya dan begitu juga dengan orang tua saya. Depresi berat yang saya rasakan akhirnya terangkat.

Selama beberapa tahun ke depan, Tuhan melakukan hal-hal yang menakjubkan dalam hidup saya. Sejak itu, saya telah berjalan erat dengan Dia. Tuhan memberi saya kesempatan untuk menceritakan pengalaman kesalahan-kesalahan saya secara detail dengan murid-murid SMA dan SMP. Saya bisa menginspirasi dan membantu orang lain untuk tidak berakhir dalam situasi yang saya alami. Saya benar-benar menyukai untuk berbicara dengan murid-murid saya dan membantu mereka menemukan kebebasan yang sama yang saya telah menemukan. Saya membantu gadis-gadis muda belajar untuk menghargai diri mereka sendiri dan mendorong pemuda untuk berdiri kuat. Tuhan bisa menggunakan masa lalu saya untuk membantu orang lain.

Tantangan yang paling sulit sepanjang lima tahun terakhir adalah belajar untuk berjalan dalam pengampunan Tuhan. Saya seringkali akan mengingatkan diri sendiri ketika saya mulai keluar jalur dan akan depresi lagi. Syukurnya, setiap kali keluarga saya dan Tuhan membantu saya berdiri kembali. Kristus telah mati untuk dosa-dosa saya dan saya tidak lagi harus memikulnya terus. Saya ingat ketika berpikir bahwa tidak ada pria beriman lagi yang akan mau bersama saya. Sangat mengejutkan, Tuhan memiliki rencana yang paling khusus untuk hidup saya. Dia memberikan saya seorang suami yang paling penuh kasih, jujur , pengertian, dan takut Tuhan. Saya bisa menceritakan semua penyesalan masa lalu saya dengan dia waktu kita bertunangan dan dia menerima saya meskipun kesalahan masa lalu saya. Dia mampu memberitahu saya bahwa Kristus telah memaafkannya juga. Saya berjalan menuju ke pelaminan dengan hati nurani yang bersih dan bergaun putih !

Jika anda berkenaan dengan cerita saya, anda juga dapat menemukan kedamaian dan pengampunan yang saya alami. Berikan dosa anda kepada Tuhan, dan Dia akan mengampuni kamu dan memberi anda kedamaian yang melampaui segala akal.

Love to Love,

Christie

Diterjemahkan dari situs : http://marshill.com/2014/03/04/my-biggest-regret-christie-s-story-of-salvation-and-forgiveness

Leave a Reply

Post Navigation