PEPERANGAN ROHANI, BAGIAN 4: MENGENAL MUSUH ANDA

20140814_spiritual-warfare-part-4-know-your-enemy_banner_img

Oleh : Mark Driscoll

BAGAIMANA SETAN DAN PENGIKUTNYA MENGGODA ANDA SEKARANG INI?

Seorang Puritan terkenal, Thomas Brooks, menulis salah satu buku favorit saya tentang peperangan rohani, Precious Remedies against Satan’s Devices. Brooks menggunakan ilustrasi indah yang menjelaskan mengapa Yesus menolak tawaran roti yang sederhana oleh Setan. Brooks mengatakan bahwa musuh kita akan memakai umpan bagi kait kita dengan apa yang kita inginkan. Ini berarti bahwa ia dengan senang hati akan memberi kita seks, uang, kekuasaan, kesenangan, ketenaran, kekayaan, dan hubungan. Tujuan Setan adalah bagi kita untuk mengambil umpan tanpa melihat kaitnya, dan ketika mulut kita sudah terkait, ia akan menarik dan menjadikan kita tawanan. Setan kadang memberikan hal-hal yang kelihatannya baik tetapi di baliknya adalah dosa. Dia akan menantang kita untuk menilai pemberiannya untuk memastikan kualitasnya. Itulah esensi dari perangkap. Hadiah itu mungkin baik, tetapi si pemberi adalah jahat. Dengan cara ini, Iblis dan setan adalah mirip dengan pedofilia yang berusaha untuk menarik perhatian anak-anak supaya mempercayai mereka dengan hadiah permen dan mainan, hanya untuk menghancurkan mereka.

Ketika kita mengambil pemberian yang Setan dan iblis tawarkan, kita pada dasarnya menggigit umpan. Akibatnya, dosa mengait mulut kita, dan Setan menarik kita sebagai tawanannya sehingga, sebagai mana yang Yesus katakan dalam Yohanes 08:34, kita menjadi budak dosa kita. Setan memberikan umpan untuk setiap dari kita dengan berbagai cara, bahkan dengan hal-hal baik yang akhirnya menjadi berhala yang berdosa ketika mereka menjadi tuhan dalam hidup kita. Setelah mengambil umpan, kita akan ditarik ke dalam kegelapan dan dosa, yang, jauh dari Yesus, pasti akan mengarah pada kematian. Tanpa Yesus hidup kita akan terus turun ke dalam kegelapan sampai kita menemukan diri kita dengan Setan, di neraka, selamanya.

APA TAKTIK KHUSUS YANG SETAN KERJAKAN TERHADAP KITA SEKARANG INI?

Terlepas dari kenyataan bahwa ia adalah musuh yang sudah dikalahkan dan pincang, si Naga Tua tetap licik, seperti yang Kitab Suci mengatakan. Untuk menipu Anda, Setan akan menggunakan berbagai taktik yang diperingatkan Alkitab kepada kita. Saya ingin memberitahu Anda tentang beberapa taktik ini karena 2 Korintus 2:11 mengatakan bahwa Iblis tidak dapat menipu kita jika kita mengenal dengan baik taktik yang ia gunakan untuk melawan kita.

  • Setan akan berbohong kepada Anda karena ia adalah pendusta. Jika Anda percaya padanya, hidup Anda akan hancur, karena Anda mempercayai makhluk yang Yesus ebut sebagai “bapa segala dusta.” Tanggapan Anda untuk melawan kebohongan adalah dengan membaca Alkitab dan mendengarkan Yesus, yang sepanjang Injil Yohanes berulang kali mengatakan, “Saya sejujurnya”. Selain itu, ketika Anda mendengar kebohongan, terbukalah dengan teman-teman yang seiman sehingga Yesus dapat berbicara kebenaran ke dalam hidup Anda melalui mereka. Ingat, Anda tidak perlu meyakinkan si pembohong bahwa dia salah dan Anda benar. Sebaliknya, lakukan yang Yesus lakukan di dalam Matius 4: 8-10, Dia mengabaikan kebohongan si pendusta dan tetap setia terhadap kebenaran Alkitab.
  • Setan akan datang kepada Anda ketika Anda lemah dan menggoda Anda untuk berbuat dosa seperti yang dia lakukan kepada Yesus, karena dia adalah si penggoda. Tujuan dari godaan adalah untuk menarik Anda dekat dengannya dan jauh dari Yesus dalam pemberontakan. Respons Anda terhadap godaan dosa adalah harus melawan iblis sehingga ia akan lari dari padamu. Ketika Anda melakukan dosa, Anda harus menyelesaikannya dengan Allah dengan bertobat dari dosa Anda kepada Yesus dan orang-orang yang sudah Anda sakiti.
  • Setan akan datang kepada Anda sebagai si penuduh. Tuduhan Setan sering kali berbicara dalam diri anda sebagai orang ke dua. Dalam beberapa kasus, beberapa orang yang mengaku mendengar suara-suara atau memiliki perkataan negatif terhadap dirinya sendiri kemungkinan sedang mengalami pergumulan dengan setan. Misalnya, beberapa orang sering melaporkan berpikir atau mendengar hal-hal seperti “Kamu tidak berharga,” “Tuhan tidak pernah bisa memaafkan Anda,” “Kau layak apa yang dilakukan untuk Anda,” dan “Anda harusnya bunuh diri untuk mengakhiri rasa sakit Anda.” Ketika kita berpikir atau mendengar hal-hal seperti itu kita harus menyadari bahwa Yesus tidak akan pernah mengatakan hal-hal seperti itu untuk anak-anak Allah, dan jika Anda mendengar tuduhan seperti ini sebagai orang kedua, maka setan sedang berbisik di telinga Anda, berharap Anda akan percaya mereka daripada Yesus.
  • Setan akan datang kepada Anda, sering selama masa di mana Tuhan mencurahkan anugrahNya, untuk merampok sukacita Anda dengan mengutuk Anda. Dia akan mengingatkan Anda tentang dosa masa lalu, di mana Kristus telah mati untuk itu dan bahwa Anda telah sungguh-sungguh bertobat. Dengan demikian, ia akan mencoba meyakinkan Anda bahwa kematian Yesus di kayu salib belum cukup. Jika Anda mempercayai si Naga, Anda juga akan meragukan pengampunan Tuhan atau berusaha untuk melakukan sesuatu selain pekerjaan Yesus untuk mendapat pengampunan Anda sendiri. Sehingga, Anda akan meragukan kesempurnaan dari kematian Yesus di kayu salib untuk dosa Anda, dan Anda akan ditarik ke dalam keputusasaan atau menjadi agamawi, tetapi bukan kepada Yesus. Dalam menghadapi hal ini, Anda akan menemukan sauh bagi jiwa anda dengan merenungkan Roma 8:1 yang mengatakan “. Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus”
  • Setan akan menggunakan ketulusan hati Anda dengan memberikan tuduhan-tuduhan awam yang tidak jelas di mana, kalau kita tidak menyadarinya, akan mendorong Anda untuk mengintrospeksi diri secara berlebihan sambil mencari-cari dosa dengan panik. Hal ini karena Setan meniru Allah dan menyalahgunakan karya-Nya. Tuhan menyadarkan Anda akan suatu dosa tertentu sehingga, dengan pengasihanNya, Anda dapat bertobat dan beralih ke kebebasan dan sukacita. Di lain pihak, Setan akan berusaha untuk mengalahkan dan mengecilkan hati Anda dengan rasa bersalah yang begitu umum, sehingga Anda tidak pernah tahu persis dosa apa yang Anda harus tobati dan dengan demikian terlena dalam perbudakan dan keputusasaan yang melumpuhkan. Dalam Yohanes 8 kita diberitahu bahwa Setan pada dasarnya adalah seperti orang tua yang kejam dan, seperti layaknya semua orang tua kejam, niatnya bukan untuk memperbaiki Anda, tetapi untuk menyakiti Anda, menyebabkan penderitaan dan kesedihan sehingga Anda merasa hancur tanpa arahan apa yang Anda telah lakukan dan bagaimana memperbaikinya.
  • Karena begitu banyak dosa baik yang sengaja dan tidak sengaja telah dilakukan kepada Anda, Setan juga akan berusaha untuk menguasai hidup Anda dengan kepahitan (Efesus 4:. 17-32). Kebenaran yang menyedihkan adalah bahwa hampir tidak mungkin bahwa setiap orang yang pernah berbuat dosa terhadap engkau akan datang ke depan mu untuk bertobat dan meminta pengampunan Anda. Jika Anda menunggu orang-orang yang telah berdosa terhadap Anda untuk bertobat sebelum Anda dapat memaafkan mereka, Anda akan rentan terhadap kepahitan, yang Ibrani 12:15 menjelaskan sebagai akar yang akan memberi makan ilalang setan lain dalam hidup Anda. Oleh karena itu, ketika Allah Roh Kudus mengingatkan orang-orang yang telah berdosa terhadap Anda, Anda harus memaafkan mereka. Ini tidak berarti meminimalkan atau menerima apa yang telah mereka lakukan, melainkan mempercayakan kepada Tuhan untuk keadilan-Nya melalui penderitaan Yesus di kayu salib atau mereka layak disiksa di neraka. Bagian Anda dalam pengampunan adalah menyerahkan hak Anda untuk menyakiti mereka atas apa yang telah mereka lakukan untuk Anda. Allah juga akan meminta Anda untuk menghadapi beberapa dari mereka dalam rangka untuk memberikan mereka kesempatan untuk bertobat, dan jika mereka tidak melakukannya, Anda harus percaya Yesus untuk menghakimi dan menghukum mereka secara adil pada hari penghakiman terakhir.

  • Setan akan berusaha untuk mengambil perhatian Anda dari Yesus. Dalam bukunya The Screwtape Letters, CS Lewis menulis, “Ada dua kesalahan yang sama dan berlawanan di mana manusia bisa salah tentang setan. Salah satunya adalah ketidakpercayaan akan keberadaan mereka. Yang lain adalah mempercayainya, dan memberikan perhatian yang berlebihan dan tidak sehat mengenainya”. Pastinya, satu cara kita bisa berbuat kesalahan yaitu dengan mengurangi atau bahkan menyangkal apa yang Alkitab ajarkan tentang Iblis dan setan. Alkitab mendesak kita untuk menetapkan pandangan kita pada Yesus, dan bukan setan atau iblis. Meskipun mereka adalah nyata, masalah yang sebenarnya terjadi ketika kita terobsesi atas mereka, memburu mereka, atau menyalahkan semuanya pada mereka.
  • Setan akan berusaha untuk menggunakan ketidakpercayaan Anda kepadanya. Setan memiliki kebebasan dalam pekerjaannya dengan Anda, sampai-sampai Anda secara fungsional tidak mempercayai keberadaannya dan mengabaikan aktivitasnya dalam hidup Anda. Saat Anda tumbuh dalam pemahaman Anda tentang bagaimana iblis dan setan bekerja, bagaimanapun juga, peringatan saya kepada Anda agar tidak menyalahkan semuanya pada mereka sebagaimana yang Hawa lakukan, melainkan terus bertanggung jawab atas dosa Anda sendiri dan mempercayakan hukuman bagi orang yang berdosa terhadap Anda kepada Tuhan.
  • Setan akan berusaha untuk menggunakan kebanggaan Anda. Karena akar pekerjaan Setan adalah kesombongan, Anda juga harus terus berbicara, berpikir, dan bertindak dalam kerendahan hati, seperti yang dikehendaki kasih karunia AllaH darimu. Seperti yang dikatakan Yesus dalam Lukas 10:20, “Sekalipun begitu janganlah bergembira karena roh-roh jahat taat kepadamu. Lebih baik kalian bergembira karena namamu tercatat di surga.”

    Diadaptasi dari : http://marshill.com/2014/08/14/spiritual-warfare-part-4-know-your-enemy

  • Leave a Reply

    Post Navigation