Tantangan Terbaru Tentang Keakuratan Alkitab : Abraham Anakronistik Unta ?

Diterjemahkan dari situs : http://www.christianitytoday.com/ct/2014/february-web-only/latest-challenge-bible-accuracy-abraham-anachronistic-camel.html?paging=off

*Anakronistik : tidak sesuai dengan kronologi waktu

Meskipun studi terbaru dari tulang , bukti menunjukkan hewan gurun ikonik yang termasuk dalam Kejadian .

oleh : Gordon Govier

Seperti hidung unta di bawah tenda , penelitian arkeologi telah menimbulkan pertanyaan baru terhadap versi Alkitab tentang sejarah kuno .

Dua peneliti di Tel Aviv University ( TAU ) mempelajari tulang unta yang ditemukan di daerah tambang tembaga kuno di Aravah Valley, sebelah selatan Laut Mati . Menggunakan penanggalan radiokarbon dan teknik lainnya , mereka memutuskan bahwa unta pertama kali digunakan dalam operasi pertambangan menjelang akhir abad ke-10 SM (Sebelum Masehi) .
Mereka menyatakan bahwa ini adalah bukti pertama dari unta didomestikasi di Israel kuno .

Hal ini hampr 1.000 tahun setelah waktu para leluhur , ketika unta pertama muncul dalam Alkitab. Kejadian yang paling terkenal adalah cerita hamba Abraham , Eliezer , dalam Kejadian 24 , yang dikirim oleh Abraham untuk menemukan seorang istri bagi Ishak, anaknya . Dia menemukan Rebecca , yang tidak hanya menarik air dari sumur untuk memuaskan dahaga Eliezer , tetapi juga member minum 10 untanya.

Studi mereka dengan cepat digunakan untuk mengklaim bahwa Alkitab ditulis atau diedit jauh setelah kejadian yang sebenarnya terjadi. Berita headlines seperti :

    Misteri Alkitab Phantom Unta
    Unta Seharusnya Tidak Ada di Dalam Kitab Kejadian
    Akankah Penemuan Tentang Unta Mematahkan Alkitab ?
    Studi Tentang Unta Menggagaskan Alkitab Mungkin Salah
    Arkeologi Unta Bertentangan dengan Alkitab

Tetapi para ahli alkitab mengatakan klaim tersebut sangat berlebihan .

Penggunaan unta untuk pertambangan tembaga adalah penemuan penting . ” Tapi untuk mengekstrapolasi hal ini dan mengatakan mereka tidak pernah memelihara unta di tempat lain di Israel dalam 1.000 tahun sebelumnya, itu terlalu jauh” kata Todd Bolen , profesor Ilmu Alkitab di The Master’s College di Santa Clarita , California . ” Kesimpulan yang terlalu berlebihan. ”
Meskipun sangat sulit bagi para arkeolog dan sejarawan untuk menymipulkan waktu dan lokasi yang tepat kapan unta sudah didomestikasi , ada bukti yang menunjukkan bahwa pernyataan dari kitab Kejadian bukan anakronisme Alkitab ( anakronisme : kejadian yang tidak sesuai dengan alur waktu).

Dua makalah akademis baru-baru ini ditulis oleh pakar Alkitab – Konrad Martin Heide , seorang dosen di Philipps University of Marburg , Jerman , dan Titus Kennedy , seorang dosen di Biola University – keduanya merujuk pada peristiwa-peristiwa masa lalu di mana digambarkan manusia sudah menunggangi atau menuntun unta-unta, beberapa peristiwa tersebut tertanggal awal abad ke 2 SM.

Di antara bukti lain , Kennedy mencatat bahwa unta sudah disebutkan dalam daftar hewan peliharaan dari Ugarit , tertanggal ke periode Babilonia Lama (1950-1600 SM ) .

Ia menyimpulkan , ” Bagi mereka yang berpegang pada teori bahwa penggunaan unta di Timur Tengah kuno hanya terjadi pada abad ke-12 SM dan setelahnya, banyak bukti arkeologis dan tekstual yang harus diabaikan atau dihiraukan. ”

Dalam sebuah wawancara dengan Christianity Today , Kennedy mengatakan bahwa ia melihat arkeolog yang bekerja di Israel dan Jordan tampaknya menanggalkan domestikasi unta lebih kemudian daripada mereka yang bekerja di Mesir dan Mesopotamia .

” [ Israel ] tidak memiliki banyak tulisan dari sebelum Zaman Besi , 1000 SM , ” katanya . ” Jadi tidak ada banyak sumber untuk melihat . Sedangkan di Mesir , banyak peninggalan tulisan-tulisan dari 3000 SM dan hal yang sama ada di Mesopotamia. ” Berdasarkan bukti-bukti dari Mesir dan Mesopotamia , Kennedy percaya domestikasi mungkin terjadi pada awal millennium ke 3 SM.

Ia juga yakin bahwa peneliti TAU tidak hanya mengabaikan bukti dari luar Israel , mereka juga dianggap terlalu banyak beraanggapan tentang penelitian mereka sendiri . “Keseluruhan riset mereka hanya mennyimpulkan bahwa pada suatu tempat tertentu di mana mereka bekerja, mereka menemukan beberapa tulang unta yang mereka tafsirkan dalam konteks domestikasi antara abad ke 9 dan 11 SM , ” kata Kennedy . ” Hal ini tidak menjelaskan ke kita bahwa unta tidak digunakan di daerah-daerah lain sekitarnya, lebih awal dari waktu itu . ”

Arkeolog biasanya menyadari bahwa ” tidak adanya bukti bukan berarti bukti dari ketidak adaan. ” Tidak adanya bukti untuk suku Het pernah memicu beberapa perdebatan abad ke-19 atas Alkitab – sampai kerajaan bangsa Het yang luas ditemukan di Anatolia . Pertanyaan tentang Kitab Daniel pernah terfokus pada tidak adanya bukti Belsyazar yang diceritakan secara menyolok di dalam daftar raja Babel – sampai diketemukannya bahwa Belsyazar sebenarnya putra Nabonidus , dan wakil bupati .

Banyaknya laporan media yang tidak mepertanyakan temuan TAU ini jua menyaksikan fakta bahwa kebanyakan arkeolog dan pakar Alkitab percaya bahwa Alkitab ditulis atau disusun di milenium pertama SM . Mereka sangat skeptis terhadap informasi historis apapun yang mendahului periode itu .
Bolen juga mengamati bahwa arkeolog di TAU mendukung kronologi rendah Sistem Kerajaan Terpadu Israel , yang meminimalkan pentingnya Daud dan Salomo , dan biasanya lebih mementingkan bukti arkeologi daripada pernyataan Alkitab .

” Mereka mendukung temuan ini karena memperkuat posisi mereka di kronologi rendah , ” katanya .

Ironisnya , salah satu kritik yang paling baru-baru ini terhadap kronologi rendah datang dari arkeolog lain yang bekerja di Aravah, daerah tambang tembaga yang sama . Dia menetapkan bahwa sebagian besar pertambangan skala industri mungkin terjadi selama abad ke-10 SM , jamannya Daud dan Salomo , dan bukan kemudian, seperti yang diperkirakan.

Gordon Govier adalah editor majalah Artifax , dan produser eksekutif dari The Book & The Spade Program Radio .

Leave a Reply

Post Navigation