Bagaimana Menjadi Pembicara Publik yang Lebih Baik Berdasarkan Tipe Kepribadian Anda

presenter-typeslarge

Gavin McMahon, salah seorang pendiri fassforward, grup konsultan dan strategi komunikasi di New Yorkberpendapat bahwa suatu kesalahan mendasar kalau tips untuk presentasi dibuat satu tip untuk semuanya.

Dia menghabiskan tujuh tahun terakhir untuk mengumpulkan data dari pekerjaan perusahaannya dengan klien seperti Microsoft dan Estee Lauder. Dia menyimpulkan bahwa presenter alami memiliki cara yang berbeda dalam memPrioritaskan kata-kata, gambar, dan struktur, dan bahwa kecenderungan ini menghasilkan enam jenis yang berbeda dari presenter.

Sementara pembicara yang berpengalaman dapat memanfaatkan teknik jenis apapun, McMahon menemukan bahwa setiap speaker dimulai sebagai salah satu dari enam tipe tersebut, dan ia percaya bahwa pembicara amatir harus memulai dengan Kekuatan bawaan mereka dan kemudian mulai memperbaiki Kelemahan mereka.

  1. Tipe Pelatih

    Prioritas: Gambar, Kata-kata, Struktur

    Kekuatan: Tipe Pelatih memenangkan pendengarnya dengan semangat dan energi mereka. Mereka luar biasa dalam hal role-playing (memakai sandiwara) dan berinteraksi dengan audiens mereka. “Mereka adalah pembicara yang sangat animatif, mondar-mandir dan menunjuk,” kata McMahon, mengacu pada cara mereka dapat mengkomunikasikan pengalaman mereka sendiri.

    Kelemahan: Tipe Pelatih mungkin begitu antusias kadang mereka bergerak terlalu cepat untuk penonton, sehingga tidak memberi mereka waktu untuk menyerap ide-ide. Mereka juga bisa terpengaruh dengan energi mereka akan suatu subjek dan kehilangan arah pembicaraan.

    Untuk menghindari masalah ini, McMahon menyarankan jenis presenter seperti ini, untuk mempersiapkan dengan cara berfokus pada dua atau tiga pesan konkret yang ingin mereka sampaikan sehingga mereka tetap di jalur. Dia mengatakan dia mengamati tipe pembicara pelatih mempunyai “contekan” dengan pesan-pesan ini untuk menjaga agar mereka agar tetap awas dan tidak ngelantur. Ini diperlukan bagi Tipe Pelatih untuk menyadari fakta bahwa mereka berada di tingkat yang berbeda dari penonton mereka, baik dari segi energi dan pengetahuan tentang topik tertentu.

  2. Tipe Penemu

    Prioritas: Gambar, Struktur, Kata

    Kekuatan: Tipe Penemu sangat menyukai slideshow untuk presentasi karena mereka memahami bagaimana tesis harus disajikan dan kemudian menjelaskan. Mereka akan mulai dengan beberapa poin yang mereka ingin sampaikan dan kemudian membangun rangka di sekitar poin-poinnya. Mereka biasanya paling nyaman dalam Q & A setelah presentasi karena memungkinkan mereka untuk mengekspresikan diri dan terbebas dari kendala kinerja.

    Kelemahan: Dasarnya, memberikan presentasi bukanlah hal yang nyaman bagi mereka. Hal terburuk bagi Tipe Penemu yaitu mencoba untuk menghafal suatu skrip karena mereka akan menjadi khawatir untuk mengingat detail detail yang kecil dan kata-kata yang tepat.

    Sebaliknya, mereka mahir dalam menggunakan slide sebagai “batu loncatan,” dengan kiu-kiu untuk bagaimana mereka harus melanjutkan. Kiu ini bisa catatan singkat atau gambar yang memicu ide-ide dan mengharuskan pembicara hanya memberikan lirikan ke slide daripada jatuh ke dalam perangkap membaca teks di depan pendengar mereka, membuat semua orang tertidur.

  3. Tipe Konselor

    Prioritas: Kata-kata, Struktur, Gambar

    Kekuatan: Konselor adalah speaker fasih dan percaya diri. Mereka logis dan mudah diikuti.

    Kelemahan: Sebagai “orang-orang yang banyak kata-kata”, Tipe Konselor memiliki kecenderungan untuk menjadi “sangat kering dan klinis,” kata McMahon.

    Dia mengatakan kliennya dengan tipe ini untuk sngaja memasukkan anekdot dalam presentasi mereka, yang memungkinkan mereka untuk menggunakan kefasihan berpidato mereka untuk melibatkan audiens mereka pada tingkat yang sama.

  4. Tipe Pendongeng

    Prioritas: Kata-kata, Gambar, Struktur

    Kekuatan: Tipe Pendongeng “berbicara dengan perasaan dan irama” dan tidak memiliki masalah menarik penonton dengan cerita yang mendalam dan menghibur.

    Kelemahan: McMahon mengatakan bahwa salah satu mantan kliennya yang menyajikan dengan cara ini adalah CEO dari sebuah organisasi periklanan global dan secara alami nyaman di atas panggung.
    McMahon mengingat peristiwa tertentu ketika, setelah pidato tersebut, ia meminta penonton apa pendapat mereka tentang presentasi tersebut dan apa tujuannya; semua orang mengatakan mereka senang mendengarkan cerita-cerita Si CEO, tapi tidak ada yang benar-benar tahu apa yang dia maksudkan.

    Hal ini karena Tipe Pendongeng perlu untuk mengembangkan presentasi yang berfungsi sebagai “peta” logika yang memandu mereka melalui tesis tertentu. Mereka harus meninggalkan ruang di antara slide-slide petunjuk untuk membagi anekdot.

  5. Tipe Pengajar

    Prioritas: Struktur, Kata-kata, Gambar

    Kekuatan:Tipe Pengajar unggul dalam menjelaskan ide-ide kompleks dalam langkah-langkah logis. Mereka sangat berhati-hati tentang mengengembangkan presentasi mereka bahwa mereka bisa menghafal informasi dalam jumlah besar.
    Kelemahan: Tipe Pengajar dapat menjadi begitu terfokus pada ide-ide dan slide mereka mereka sehingga mengabaikan audiens mereka. “Mereka bisa berlatih di ruang kosong dan kemudian hadir di depan 500 orang dengan gaya bicara yang sama,” kata McMahon.

    Guru dapat menghindari menjadi terlalu membosankan dengan menambahkan presentasi visual yang sederhana dan menarik bagi slideshow mereka, serta beberapa humor. McMahon mengatakan bahwadia bekerja sama dengan seorang profesor ekonomi New York untuk mengembangkan gaya yang efektif di mana si profesor akan memasukkan komik lucu dalam presentasi nya yang terkait dengan materi pelajaran, membiarkan komik tersebut menyolok, sehingga mata siswanya tidak menerawang.

  6. Tipe Produser

    Prioritas: Struktur, Gambar, Kata

    Kekuatan: Jenis presenter seperti ini dapat membuat presentasi yang teliti dan terstruktur dengan baik dari awal sampai akhir. Mereka unggul dalam menentukan bagaimana “isi” dari presentasi mereka akan terpapar. Mereka adalah “produser” karena mereka ingin bekerja di belakang layar.

    Kelemahan: Meskipun slideshow atau sambutan tertulis mungkin sangat baik, mereka memiliki kecenderungan untuk terdiam dan terbata-bata dalam presentasi mereka karena mereka tidak nyaman berpikir secara spontan di depan sekelompok orang.

    Produsen dapat membangun rasa percaya diri dengan berlatih pada awal presentasi mereka untuk menarik perhatian penonton, dan kemudian mempertahankan perhatian dengan cara memasukkan beberapa pertanyaan retoris. McMahon mengatakan bahwa produser harus memilih mempresentasikan poin pembicaraan daripada paragraf teks yang besar, tetapi masukkan sebanyak mungkin kiu ke dalam presentasi untuk menghindari kecemasan karena harus berimprovisasi.

Tipe Pembicara Seperti Apakah Anda ? Ambil survey nya di sini (dalam Bahasa Inggris)

Leave a Reply

Post Navigation