TUHAN DI DALAM KEGELAPAN : KISAH ERIN TENTANG KESETIAAN TUHAN

20140321_god-in-the-dark-erin-s-story-of-god-s-faithfulness_banner_img

Hi Gereja Mars Hill,

Saya pernah diminta untuk membagi kesaksian saya.

Kisah saya seperti kebanyak kisah orang lain – keluarga Kristen, sekolah Kristen, pendidikan Kristen. Tidak ada hubungan dengan Tuhan.

Hidupku berjalan mulus sampai saya berumur 19 dan keduniawian menghalangi jalan yang saya tahu benar. Saya bertemu calon suami saya selama periode ini dalam hidup saya.

Ketika saya masih 22 saya pindah ke daerah pinggiran untuk memenuhi tiga tahun tugas negara – saya adalah seorang guru. Aku menikah dalam waktu ini dan hamil dengan putri saya. Dia lahir pada tahun 2011 sesaat setelah kami pindah ke Sunshine Coast di Queensland. Saya berumur 25.

Suami saya mulai berbisnis listrik, kami pergi ke luar negeri selama dua bulan, membeli rumah, dan hamil anak kedua kami.

Pada awal tahun 2013 ketika saya sedang hamil tiga bulan, suami saya menyewa seorang sekretaris berusia 21 tahun. Hal ini bersamaan dengan pernyataannya bahwa ia tidak bahagia di rumah dan tidak bisa berada di sana kecuali lagi mabuk.

AKHIRAN

Ini terjadi ketika hubungan saya dengan Tuhan dimulai. Anak laki-laki saya dalam kandungan, membesarkan anak perempuan saya, dan berurusan dengan suami yang absen dan menyiksa secara emosional merupakan beban yang berat untuk ditanggung. Perilakunya tidak menentu dan tidak stabil dan saya terus-menerus harus meninggalkan rumah dan tinggal bersama orang tua saya untuk keamanan dan stabilitas putri saya, anak saya yang belum lahir, dan saya sendiri.

Selama ini, suami saya selalu mabuk, penuh makian, terlibat dengan ganja, mulai merokok, menolak untuk membantu dalam rumah tangga atau dengan anak-anak, menolak untuk mendapatkan bantuan, dan menutupi dirinya dengan tato dan tindik yang berlebihan. Kabar angin mengelilinginya tentang perselingkuhannya dengan sekretarisnya – dia membantahnya dengan berlebih-lebihan setiap minggu.

Semua ini menjadi terlalu berat bagi saya dan saya memintanya untuk meninggalkan kami pada bulan Juni supaya memperbaiki dirinya – idenya adalah kita akan mencari konseling setelah kelahiran bayi saya di bulan Juli.

Anak saya lahir pada tanggal 28 Juli 2013 dengan berat 9 pound 6 ons. Aku memilih nama Raven. Saya selalu menjadi penggemar Dustin Kensrue dan terinspirasi oleh lagunya ‘Consider the Ravens.’ Ketika Raven berusia lima hari [ saya dan suami saya ] menghadiri sesi konseling. Hal itu sangat menggetarkan. Setelah sesi tersebut aku bisa melihat pernikahan saya tak akan terselamatkan. Aku mengakhiri hubungan kami karena saran dari konselor saya bahwa di dalam pikiran suami saya ‘dia berkeputusan dan pergi.’

Kami tidak melihat dia selama enam minggu, sampai saat saya menghubunginya untuk meminta dia bertemu dengan anak-anak. Selama enam minggu berikutnya dia datang untuk mengunjungi sekali atau dua kali dalam seminggu selama satu jam. Kemudian dia mengatakan kepada saya bahwa dia jatuh cinta dengan sekretarisnya. Mereka telah tinggal bersama-sama.

Setela pengakuan ini pada bulan Oktober, kami hanya bertemu dia sekali pada hari ulang tahun putri saya selama satu jam, setelah itu dia tidak menghubungi kami.

PERMULAAN

Ketika musim ini dimulai, saya akan berseru kepada Tuhan, meminta kesabaran, meminta hikmat, meminta bantuan, meminta kekuatan untuk tabah, dan memohonNya untuk menyelamatkan suami dan perkawinan saya. Musik penyembahan dimainkan sepanjang hari setiap hari. Tuhan mengelilingi saya dengan wanita-wanita yang mengenal Tuhan, orang-orang seperti tetangga, wanita-wanita dari gereja, dan kerabat mengajar saya. Wanita-wanita datang untuk mendukung saya dan memberikan bantuan. Komunitas kami sekarang penuh dengan wanita-wanita seperti ini – kami telah diberkati berlimpah.

Saya meminta Roh Kudus untuk memberikan saya kekuatan untuk menguraikan kebenaran dan untuk memberikan hikmat, saya meminta Yesus untuk menopang saya, dan agar Tuhan untuk memenuhi kita semua dengan kasih-Nya.

Dan dia melakukannya.

Setiap hari, melalui setiap pencobaan yang baru, melalui setiap pergumulan yang baru, saya dipenuhi. Aku diberi kekuatan untuk maju, untuk membawa anak-anak saya, dan melanjutkan.

Ketika suami saya meninggalkan saya, ikut bersamanya awan berat. Saya tahu saya harus memberikan pernikahan saya segala usaha saya, sehingga saya bisa menatap anak-anak saya di mata dan mereka tahu saya sudah menghabiskan berbagai cara dan akhirnya dibebaskan dari kewajiban saya.

Saya berjalan dengan berdoa ketika kelahiran putra saya; saya ditopang dan digendong di luar kemampuan saya, saya melihat saya berfungsi dan merawat bayiku dengan percaya diri dan kecakapan. Ini bukan karena saya – itu adalah Tuhan. Tidak ada yang lain selain kekuatan yang diberikan kepada saya oleh Dia yang telah meliput kita dengan darah, rahmat, dan kasih-Nya.

Melalui berita-berita dan bukti penyelewengan, kebohongan, dan perselingkuhan, kedamaian melingkupi dan berdiam di dalam hati kami.

Saya dibaptis pada ulang tahun saya – 1 Desember 2013. Aku berumur 28 dan dibaptis untuk pertama kalinya.

WAKTU YANG SULIT ; TUHAN YANG BAIK

Sejak saat itu, sudah banyak pencobaan, lebih banyak tantangan, tetapi kami berdiri teguh di dalam Yesus.

Dengan standar dunia kita seharusnya telah terguncang dan hancur sejak dulu. Kami tidak. Kami kuat, dicintai, dan didukung. Kami suka cita, aman, percaya diri, dan luar biasa! Kami berada di dalam Yesus.
Saya tidak mengatakan masa-masa yang terjadi adalah mudah. Saya tidak mengatakan saya hidup tanpa pertanyaan atau keraguan atau ketakutan. Tapi aku berdoa untuk melewatinya. Saya memiliki kebebasan. Kami memiliki kebebasan – Stella, Raven, dan saya.

Saya tidak akan menrubah saat di hidup saya sekarang ini untuk apa pun. Saya memiliki Yesus sekarang – dia selalu ada, ia tidak pernah meninggalkan. Tapi sekarang aku mengenalNya. Saya lebih suka [memiliki] Yesus daripada siapa pun atau apa pun dan jika ini adalah apa yang diperlukan bagi saya untuk mengenalnya, maka saya berterima kasih kepada Tuhan dengan anughraNya selalu bersama saya melalui tantangan ini. Walaupun bukan Dia yang menyebabkannya, aku tahu Dia berkuasa atasnya. Aku tahu dia melihatnya, mengamatinya, dan sekarang saya tahu Dia akan menggunakannya untuk kebaikan – untuk kemuliaanNya.

Dustin Kensrue membuatku ke situs Gereja Mars Hill, yang membuat saya mendengar khotbah-khotbah gereja tersebut, yang merujuk saya ke Mark Driscoll, yang kemudian membuat saya mendengar seri khotbah Who Do You Think You Are, yang saya baru saja saya selesai baca dan dengarkan.Perjalanan saya berlanjut sejauh pendalaman saya di dalam Kristus setiap menit setiap hari. Saya mengunjungi situs Mars Hill setiap hari. Suatu hari nanti saya akan datang untuk mengunjungi kalian. Saya sangat berterima kasih atas peranan yang anda mainkan dalam perjalanan saya.

Sekarang aku tinggal dengan keyakinan di dalam Kristus dan saya mengajar anak-anak saya untuk melakukan hal yang sama. Sebelum 2013 aku tidak tahu apa-apa tentang apa pun. Sekarang aku tahu dua hal – Tuhan itu ada dan Dia menyelamatkan.

“Pakaiannya adalah kekuatan dan kemuliaan, ia tertawa tentang hari depan.” – Amsal 31:25

Tuhan memberkati anda Mars Hill.

Salam kasih,

Erin, Stella, dan Raven

Diterjemahkan dari situs : http://marshill.com/2014/03/21/god-in-the-dark-erin-s-story-of-god-s-faithfulness

Leave a Reply

Post Navigation